Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin menyatakan dukungan terhadap rencana pemerintah membentuk lembaga yang akan mengelola dana umat secara terpusat karena memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.
“Saya kira itu sesuatu gagasan luar biasa dan akan disambut oleh umat Islam dengan penuh dukungan yang baik,” ujarnya saat menghadiri diskusi yang diinisiasi Forum Jurnalis Wakaf dan Zakat Indonesia (Forjukafi) di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto memang telah menyampaikan niatnya untuk membentuk Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU).
Menurut dia, gedung khusus tersebut akan menjadi pusat berbagai aktivitas lembaga keagamaan dan ekonomi syariah.
“Jadi Bapak Presiden sendiri yang bilang bahwa ini akan, kalau nggak salah di (Jalan) Thamrin sini. Bekasnya kementerian, bekasnya perusahaan besar Inggris, ya itu oleh Bapak Presiden akan dibuat,” ujarnya.
Baca juga: Ma'ruf Amin: Gerakan Ayo Mondok gairahkan pendidikan pesantren
Ia menilai gagasan tersebut langkah strategis memperkuat ekosistem ekonomi dan kelembagaan umat Islam di Indonesia. Nantinya lembaga pengelola dana umat seperti Baznas, LAZ, BPKH, Badan Wakaf Indonesia, hingga MUI akan berkumpul bersama.
Menurut dia, keberadaan lembaga dan gedung terpadu tersebut dapat meningkatkan koordinasi antar-instansi keagamaan sekaligus memperkuat pengelolaan dana umat secara profesional dan transparan.
Dalam kesempatan itu, Ma'ruf Amin juga menyampaikan apresiasi kepada wartawan yang ikut peduli terhadap wakaf.
I menyatakan bersedia dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Kehormatan Forjukafi.
"Selama ini wartawan kan mengurusi berita saja. Ini juga mengurusi wakaf," katanya.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin berharap, LPDU segera dibangun apalagi merupakan harapan Presiden Prabowo Subianto yang ingin dana umat dikelola secara transparan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Nanti di situ berkantor misalnya BWI, Baznas, mungkin juga BPJPH, BPKH, MUI, rencananya ya berkantor di situ. Jadi pusat atau sentra lembaga-lembaga yang akan mengelola dana umat,” kata dia.
Baca juga: BWI perkuat kapasitas nazir untuk optimalkan potensi dan aset wakaf
Baca juga: Kemenag optimalkan potensi wakaf lewat Konferensi Wakaf Internasional
Baca juga: Ma’ruf Amin resmikan Santri Institute Indonesia di Tangerang Selatan
Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































