Kuliner Indonesia kian diminati di Kampung Bali di Hainan, China

2 months ago 11

Haikou, China (ANTARA) - Suara desis masakan yang sedang ditumis nyaring terdengar dari dapur saat Liang Jinhua dengan sigap menumis kangkung dengan pasta udang. Aromanya segera memenuhi ruangan restoran Istana, sebuah restoran bergaya Indonesia yang berlokasi di Xinglong, Provinsi Hainan, China selatan.

"Ibu saya dulu belajar membuat hidangan ini di Bali, Indonesia," ujar Liang. "Kini, menu ini menjadi salah satu yang paling populer di restoran."

Di restoran milik Liang Jinhua, aroma kari yang kaya berpadu dengan kesegaran serai, menyambut para pelanggan. Lukisan dinding yang dibuat oleh para guru dan mahasiswa dari sebuah universitas di Indonesia, ditambah taplak meja berwarna cerah, menciptakan suasana bergaya Bali.

"Hidangan seperti udang kari punya cita rasa khas Indonesia, dan semuanya kembali kepada sausnya, jiwa dari kuliner Indonesia," kata Liang.

Dia mengatakan kedua orang tuanya merupakan warga keturunan China yang pulang dari Indonesia. Mereka membawa keterampilan memasak ala Bali dan mengajarkannya langkah demi langkah kepada tim dapur restoran. Setengah dari saus yang digunakan di restoran tersebut dibeli langsung dari Indonesia, sementara sisanya dibuat sendiri secara tradisional, imbuh Liang. Di Kampung Bali, kuliner Indonesia tidak lagi terbatas pada satu restoran saja, tetapi telah menyatu dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

"Rasanya kaya, lembut, dan tidak terlalu pedas, benar-benar menghadirkan kembali cita rasa asli Bali," ujarnya.

Cita rasa Indonesia ini telah menjadi pilihan wajib bagi banyak warga setempat. Orang-orang yang datang untuk melakukan perjalanan dinas, berwisata, atau mengunjungi kerabat juga senang datang ke restoran ini demi menikmati rasa kampung halaman.

Pernah ada pasangan asal Indonesia yang makan di restoran tersebut. Sebelum pergi, mereka menggenggam tangan Liang Jinhua dan berkali-kali mengatakan, "Rasanya benar-benar seperti di rumah."

Di Kampung Bali, kuliner Indonesia tidak lagi terbatas pada satu restoran saja, tetapi telah menyatu dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat

Di meja makan keluarga-keluarga yang ada di Xinglong, hidangan kari menjadi menu wajib saat hari raya dan hari libur, sementara camilan khas Indonesia, seperti kue beras ketan, kudapan dari pandan, dan bola singkong, selalu disajikan untuk tamu. Banyak hotel lokal pun telah memasukkan cita rasa Indonesia ke dalam menu mereka.

Seiring akan dimulainya operasional bea cukai khusus di Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan, semakin banyak pebisnis dan tim inspeksi dari Indonesia yang datang ke Kampung Bali.

"Masakan khas Indonesia kami tidak hanya menjaga kenangan para perantau yang kembali, tetapi juga mempererat persahabatan antara China dan Indonesia melalui hidangan yang disajikan," ujar Liang.

Pewarta: Xinhua
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |