KSP ingatkan PGN terkait layanan gas rumah tangga harus tersedia 24 jam

1 day ago 9

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengingatkan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) agar layanan jaringan gas (jargas) rumah tangga harus terus andal dan tersedia 24 jam kepada seluruh pelanggan.

Pimpinan Kantor Staf Presiden (KSP) itu di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, mengecek kesiapan dan keterandalan metering regulation station (MRS) jaringan gas rumah tangga, kemudian mengunjungi sejumlah rumah tangga untuk menanyakan kualitas layanan kepada mereka.

“Inilah hasil kerja nyata dari SKK Migas, PGN, pemerintah kabupaten, dan provinsi. Banyak jerih payah dan kerja keras yang akhirnya dinikmati masyarakat kita, yang tadinya harus membeli gas 3 kilogram. Sekarang dengan adanya jaringan gas ini, harganya akan semakin murah dan pasokan tersedia 24 jam apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” kata Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman.

Dia menekankan bahwa kualitas layanan harus menjadi perhatian utama pemberi jasa.

"Khusus di wilayah ekspansi seperti Sidoarjo, saya minta kepada PT Perusahaan Gas Negara agar menjaga keandalan pasok dan kualitas layanan bagi pelanggan lama, seiring bertambahnya pelanggan baru,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dudung kembali mengumumkan pemasangan jaringan gas rumah tangga tidak dipungut biaya. Jika ada yang memungut biaya, dia meminta masyarakat segera melapor ke pihak terkait.

Oleh karena itu, Kepala Staf Kepresidenan meminta pemerintah daerah termasuk di Sidoarjo untuk memberikan sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat sehingga mereka beralih dari membeli tabung gas 3 kilogram menjadi menggunakan jaringan gas rumah tangga yang langsung disalurkan ke rumah-rumah.

Di Sidoarjo, pelanggan jaringan gas rumah tangga telah mencapai 7.000 lebih termasuk mereka yang tinggal di Kecamatan Waru dan Kecamatan Candi.

Dalam rangkaian kegiatannya di Sidoarjo, Kepala Staf Kepresidenan RI didampingi oleh jajaran stafnya, antara lain Penasehat Kepala Staf Kepresidenan Dr. Djasa Pinara Gusti, dan Plt. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Prof. Popy Rufaidah.

Kemudian, jajaran staf khusus Kepala Staf Kepresidenan, yaitu Letjen TNI (Purn.) Arif Rahman, Letjen TNI (Purn.) Alfred Denny Djoike Tuejeh, Mayjen TNI (Purn.) Prof. (Hon.) Budi Pramono, Mayjen TNI (Purn.) Dedi Solihin.

Baca juga: KSP minta K/L terkait segera menuntaskan hambatan target jargas

Baca juga: KSP: Jargas di Gresik mencapai 95,4 persen, segera dioperasikan

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |