Komisi X DPR dukung efisiensi anggaran tapi minta tak untuk pendidikan

7 hours ago 5
"Jika anggaran pendidikan dipangkas, maka dampaknya akan langsung dirasakan dalam proses pembelajaran, mulai dari keterbatasan fasilitas, berkurangnya program peningkatan kompetensi guru, hingga terganggunya berbagai program strategis pendidikan,”

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendukung rencana pemerintah melakukan efisiensi anggaran sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026, tetapi berharap anggaran pendidikan tidak ikut dipangkas.

Dia menjelaskan menegaskan bahwa anggaran pendidikan jangan sampai menjadi sasaran pemangkasan karena memiliki dampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurut dia, pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa.

"Jika anggaran pendidikan dipangkas, maka dampaknya akan langsung dirasakan dalam proses pembelajaran, mulai dari keterbatasan fasilitas, berkurangnya program peningkatan kompetensi guru, hingga terganggunya berbagai program strategis pendidikan,” kata Lalu di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, amanat konstitusi terkait alokasi anggaran pendidikan merupakan hal yang penting. Dia menilai bahwa setiap kebijakan fiskal perlu tetap berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Sebagai bentuk komitmen pengawasan, dia memastikan bahwa Komisi X DPR RI akan segera melakukan pembahasan secara intensif dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Menurut dia, DPR akan membahas dan mengkaji secara menyeluruh rencana efisiensi anggaran, sekaligus memastikan bahwa sektor pendidikan tidak terdampak secara signifikan.

“Komisi X akan mendalami rencana efisiensi ini bersama mitra kerja kami. Kami ingin memastikan bahwa kebijakan efisiensi tidak mengorbankan kualitas pendidikan dan tetap menjamin keberlanjutan berbagai program pendidikan,” jelasnya.

Meski begitu, dia tak menampik bahwa upaya efisiensi anggaran merupakan langkah yang tepat dan rasional guna menjaga stabilitas fiskal negara. Ia menekankan bahwa pemerintah perlu mengambil langkah antisipatif untuk memastikan ruang fiskal tetap terjaga, sehingga berbagai program prioritas nasional dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

“Dalam situasi tekanan ekonomi global seperti saat ini, efisiensi anggaran menjadi langkah yang tidak terhindarkan. Ini penting untuk menjaga kesehatan fiskal dan memastikan defisit APBN tetap terkendali,” kata dia.

Baca juga: Komisi X: MBG tidak ganggu postur anggaran kementerian pendidikan

Baca juga: Anggota DPR: MBG investasi jangka panjang tingkatkan kualitas SDM

Baca juga: DPR nilai target Prabowo soal lapangan bola di sekolah bina usia dini

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |