Banda Aceh (ANTARA) - Komisi VII DPR RI meminta PT Solusi Bangun Andalas (SBA) untuk dapat menyalurkan secara maksimal dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dengan tepat guna membantu pemerintah daerah.
"PT SBA harus memperhatikan betul dana CSR yang disalurkan benar-benar bermanfaat dan kehadirannya berdampak kepada masyarakat," kata Ketua komisi VII Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay, di Aceh Besar, Aceh, Jumat.
Pernyataan itu disampaikan di sela-sela kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 ke PT Solusi Bangun Andalas, Aceh Besar, Provinsi Aceh.
Ia menjelaskan perusahaan yang berusaha di Aceh Besar dan mengeksploitasi sumber daya alam harus berterima kasih kepada masyarakat dengan menyalurkan CSR dengan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan.
"Apa yang telah disampaikan oleh Bupati Aceh Besar Muharram Idris terkait CSR juga harus diselesaikan secara bersama-sama. Kami sudah memberikan arahan untuk duduk bersama guna mencarikan solusi termasuk perhatian kepada masyarakat," katanya.
Menurut dia, penyaluran CSR tersebut dapat ditindaklanjuti secara lebih lanjut kepada masyarakat sesuai dengan kemampuan perusahaan dan juga telah diatur dalam perundang-undangan.
"Artinya, dengan perusahaan beroperasi secara maksimal secara potensi yang ada akan mampu meningkatkan keuntungan dan akan bisa berkontribusi besar dalam ikut serta menyejahterakan masyarakat," katanya lagi.
Ia juga mengatakan untuk penyaluran CSR tersebut PT SBA juga dapat menggandeng aparat penegak hukum, agar dalam distribusi tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.
Bupati Aceh Besar Muharam Idris mengusulkan agar dana CSR yang disalurkan PT SBA dapat disalurkan langsung ke gampong/desa, sehingga pemanfaatannya dapat dinikmati langsung oleh masyarakat.
"Selama ini bantuan yang disalurkan sesuai proposal. Jika ada gampong yang tidak membuat proposal maka tidak akan mendapatkan bantuan dari CSR," katanya pula.
Karena itu, ia berharap pola penyaluran dapat diserahkan langsung ke gampong dan untuk program pelaksanaan sepenuhnya dilaksanakan oleh gampong.
General Manager Solusi Bangun Andalas R Adi Santosa mengatakan pihaknya baru menyalurkan program beasiswa sebanyak 350 pelajar di Kecamatan Lhoknga dan Leupung.
Pihaknya juga memberikan program beasiswa Enterprise Based Vocational Education (EVE) bagi para siswa/i SMA/SMK sederajat di Kecamatan Lhoknga dan Leupung, Aceh Besar.
Lewat program tersebut mereka akan didik dan akan bisa bekerja sebagai tenaga kerja skill di perusahaan tersebut.
Adapun tim kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 ke Provinsi Aceh, yakni Saleh Partaonan Daulay (ketua tim), Chusnunia Chalim (wakil ketua tim), Evita Nursanty (wakil ketua tim), Lamhot Sinaga (wakil ketua tim).
Serta Novita Hardini, T Zulkarnaini Ampon Bang, Mujakkir Zuhri, Jamal Mirdad, Jefry Romdonny, Siti Mukaromah, Tifatul Sembiring, dan Iman Adinugraha, masing-masing sebagai anggota tim.
Baca juga: Komisi VII DPR RI ajak UKM bangun ekosistem usaha dari hulu ke hilir
Baca juga: Komisi VII minta pemerintah perkuat kebijakan pertanian-energi daerah
Pewarta: M Ifdhal
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































