Kemkomdigi siapkan internet untuk fasilitas medis di Aceh Tamiang

1 month ago 23

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan layanan konektivitas darurat berbasis satelit untuk mendukung komunikasi di titik layanan kesehatan.

“Sesuai dengan tupoksi Kemkomdigi, kita coba memberikan penguatan di jaringan telekomunikasi, dan sudah ada beberapa instalasi yang dipasang, termasuk Starlink. Kita juga berkoordinasi dengan opsel untuk memulihkan BTS di sekitar rumah sakit,” kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan, sejak terjadinya bencana, pemerintah langsung bergerak melakukan langkah-langkah pembersihan dan perbaikan alat agar layanan medis dapat kembali beroperasi, termasuk memastikan ketersediaan konektivitas. Dia menegaskan Kemkomdigi bersama operator seluler terus memperbaiki BTS terdampak.

Alhamdulillah perbaikannya sudah mulai progresif. Saat ini uptime untuk jaringan telekomunikasi di Aceh Tamiang mencapai kurang lebih 70 persen dan kita coba terus jaga agar bisa stabil ke depannya,” ujar Nezar.

Baca juga: Wamenkomdigi dorong Indonesia masuk rantai pasok global semikonduktor

Menurutnya, pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Aceh Tamiang kembali berjalan setelah sebelumnya berhenti beroperasi karena terdampak banjir Sumatra.

Nezar menuturkan fasilitas medis, seperti rumah sakit dan puskesmas, menjadi prioritas untuk segera ditangani karena menyangkut keselamatan warga.

Perkembangan proses pemulihan sarana telekomunikasi dan kesehatan masyarakat dibahas oleh Nezar, Relawan Aceh Tangguh, dan jajaran serta relawan tenaga kesehatan di RSUD Aceh Tamiang dalam dialog koordinasi bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Kita berdiskusi untuk penguatan infrastruktur telekomunikasi. Kami juga siap mendukung koneksi interoperabilitas antarinstansi agar pekerjaan pemulihan di Kabupaten Aceh Tamiang bisa dipercepat,” kata Nezar.

Baca juga: Wamenkomdigi: Indonesia terbuka pada inisiatif pembangunan industri AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pemerintah memfokuskan pemulihan seluruh rumah sakit dan puskesmas terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Seluruh rumah sakit yang terdampak ada 31 dan kita target secepat mungkin beroperasi. Saya apresiasi karena dalam waktu dua minggu, 31 rumah sakit itu bisa beroperasi,” jelas Budi.

Budi menambahkan pemulihan dilakukan bertahap dengan prioritas layanan gawat darurat agar masyarakat tetap mendapat penanganan medis.

“Di RSUD Aceh Tamiang awalnya dibuatkan instalasi sementara yang juga sudah selesai dan hari ini sudah jalan. Saya juga minta untuk mengoordinasikan tahapan selanjutnya, yaitu perbaikan fasilitas medis,” ucapnya.

Pemulihan jaringan dan layanan medis dilakukan guna memastikan warga Aceh Tamiang tetap mendapat akses kesehatan di tengah proses pemulihan pasca banjir.

Baca juga: Wamenkomdigi minta keamanan siber jadi "life skill"

Baca juga: Wamenkomdigi soroti bias budaya di platform AI

Baca juga: Wamenkomdigi: Komunikasi penentu keberhasilan kebijakan pemerintah

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |