Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengawal pemulangan 13 perempuan korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"KemenPPPA hadir bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jawa Barat dan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dit PPA PPO) Polda Jawa Barat untuk mendampingi sekaligus memberikan bantuan spesifik berupa kebutuhan dasar bagi perempuan korban TPPO di Bandara Soekarno-Hatta, Banten," kata Asisten Deputi Penyediaan Layanan Perempuan Korban Kekerasan KemenPPPA Ratna Oeni Cholifah, dalam keterangan di Jakarta, Kamis (26/2).
Para korban TPPO ini berasal dari sejumlah wilayah di Jawa Barat.
Menurut dia, kasus ini kembali mengingatkan bahwa TPPO masih menjadi ancaman serius, khususnya bagi kelompok rentan yang dipengaruhi oleh faktor sosial dan ekonomi.
Ratna Oeni Cholifah mengatakan TPPO merupakan kejahatan serius yang melanggar HAM dan merampas hak korban atas rasa aman, martabat, serta masa depan yang layak.
KemenPPPA berharap aparat penegak hukum bertindak tegas, profesional, dan transparan agar kasus serupa tidak kembali terulang.
"KemenPPPA mendorong agar penanganan kasus ini dilakukan secara komprehensif, mulai dari pemulihan fisik dan psikologis korban, pendampingan hukum, hingga pemenuhan hak-hak korban secara berkelanjutan dengan pendekatan yang berperspektif korban," ujarnya.
Selanjutnya, para korban akan ditempatkan di rumah aman milik UPTD PPA Provinsi Jawa Barat dan dilakukan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan layanan yang diperlukan, termasuk layanan kesehatan, psikososial, pendampingan hukum, serta program pemulihan dan reintegrasi sosial.
"Kami juga akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan upaya pencegahan, penguatan kapasitas layanan, serta perlindungan bagi kelompok rentan terhadap tindak pidana perdagangan orang," kata Ratna Oeni Cholifah.
Baca juga: Pemprov garansi pekerjaan bagi 13 korban TPPO asal Jawa Barat
Baca juga: LPSK pastikan perlindungan bagi 13 korban TPPO di Maumere
Baca juga: LPSK temukan satu korban TPPO di Maumere asal Jabar anak dibawah umur
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































