Kemenkes kirim 366 nakes relawan, pulihkan layanan kesehatan di Aceh

1 month ago 11
Fokus utama penugasan ini adalah memastikan layanan kesehatan kembali berjalan optimal, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun layanan kesehatan di lokasi pengungsian dan wilayah terdampak

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali melepas sebanyak 366 tenaga cadangan kesehatan (nakes) relawan guna memperkuat penanganan krisis kesehatan akibat bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh.

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes Asnawi Abdullah di Jakarta, Senin, mengatakan para relawan akan bertugas pada 5–18 Januari 2026 dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan serta penguatan sistem kesehatan di daerah terdampak.

“Pagi ini Kementerian Kesehatan kembali melepas tenaga cadangan kesehatan untuk melanjutkan tugas rekan-rekan sebelumnya. Ini merupakan gelombang kedua,” kata Asnawi.

Baca juga: Kemenkes arahkan sekitar 3.200 relawan respons bencana Sumatera

Dia menyebutkan batch kedua pelepasan relawan dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Adapun penugasan relawan pada batch berikutnya akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

Pada batch kedua, sebanyak 366 relawan diberangkatkan dari beberapa titik dalam beberapa gelombang.

Dia berharap kehadiran para relawan dapat mempercepat pemulihan layanan kesehatan serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana di kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bireuen, Pidie Jaya, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Utara, yang hingga kini masih membutuhkan dukungan tenaga kesehatan secara signifikan.

Baca juga: Kemenkes kembali lepas relawan kesehatan ke lokasi bencana Aceh

“Fokus utama penugasan ini adalah memastikan layanan kesehatan kembali berjalan optimal, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun layanan kesehatan di lokasi pengungsian dan wilayah terdampak,” katanya.

Dia menambahkan pemulihan layanan kesehatan diharapkan dapat berjalan seiring dengan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk pemanfaatan hunian sementara (huntara) yang telah diresmikan oleh Presiden Prabowo.

“Mudah-mudahan masyarakat terdampak dapat kembali hidup normal, kesehatannya terjaga dengan baik, bisa beraktivitas, bekerja, dan melaksanakan ibadah dengan tenang,” katanya.

Baca juga: Relawan Abdya bantu akses internet untuk tim kesehatan di Gayo Lues

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |