Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggandeng jajaran Komando Pasukan Khusus (Kopassus) untuk dapat menyosialisasikan program 12 Aksi Bangun Desa terhadap masyarakat desa di pelosok Indonesia.
"Ketika Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melakukan kolaborasi dengan Kopassus, kami meyakini ini bisa mempercepat Astacita ke-6 Bapak Presiden, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," kata Menteri Desa (Mendes) PDT Yandri Susanto saat beraudiensi dengan Panglima Kopassus Letnan Jenderal TNI Djon Afriandi, di Markas TNI AD Kopassus, Jakarta, Selasa.
Mendes Yandri meyakini Kopassus memiliki integritas dan kredibilitas tinggi sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat desa, termasuk terkait dengan sosialisasi Astacita ke-6 Presiden Prabowo.
Diketahui, Kemendes tengah menjalankan 12 rencana aksi atau 12 Aksi Bangun Desa. Dua belas rencana aksi itu meliputi revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), desa swasembada dan ketahanan pangan, desa swasembada energi dan air, serta hilirisasi produk unggulan desa.
Berikutnya adalah pengembangan desa ekspor, pemuda dan pemudi pelopor desa, serta sinkronisasi dan konsolidasi program kementerian/lembaga masuk desa.
Selanjutnya, rencana aksi yang kedelapan adalah digitalisasi desa dan pengembangan desa wisata. Lalu, yang kesembilan adalah peningkatan investasi desa serta kerja sama dengan kooperasi nasional dan investor dari luar negeri. Kemudian yang ke-10, penguatan pengawasan dan tata kelola pengembangan desa.
Lalu, rencana aksi yang kesebelas dan dua belas adalah berkenaan dengan desa berketahanan iklim dan pengembangan desa tangguh bencana serta percepatan pembangunan daerah tertinggal.
Mendes Yandri pun telah menyampaikan bahwa Kemendes PDT menghadirkan dua belas rencana aksi itu untuk mewujudkan Astacita keenam dari Presiden Prabowo Subianto yang berkenaan dengan membangun Indonesia dari desa.
Ia juga telah mengatakan bahwa 12 rencana aksi itu merupakan representasi nyata dari capaian pembangunan berkelanjutan di Indonesia, mengingat banyak isu pembangunan seperti akses listrik, sinyal, pendidikan, sumber air bersih, hingga fasilitas kesehatan masih menjadi persoalan utama di sejumlah desa.
Baca juga: Mendes sebut 12 Rencana Aksi Bangun Desa rangkum semua SDGs
Baca juga: Mendes PDT ungkap tujuan Program Desa tematik untuk dukung MBG
Baca juga: Kemendes-Lemhannas sepakati kolaborasi bangun Indonesia dari desa
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































