Kemdiktisaintek-Kemenpora pacu ekosistem olahraga berbasis kampus

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menandatangani nota kesepahaman terkait penguatan ekosistem olahraga berbasis pendidikan tinggi di kantor Kemenpora, Jumat (17/4).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam keterangan di Jakarta, Sabtu menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mengintegrasikan pengembangan olahraga dengan pendidikan tinggi, sekaligus menjawab kebutuhan peningkatan kualitas talenta muda di kedua sektor tersebut.

Dengan demikian, atlet dibina agar memiliki fondasi pendidikan yang kuat untuk keberlanjutan karier di masa depan.

"Kami sangat berharap nantinya kita bisa tindak lanjut bersama, sehingga betul-betul meningkatkan kualitas baik di Kemdiktisaintek maupun di Kemenpora, sehingga yang kita cita-citakan bersama dapat tercapai, yakni munculnya atlet-atlet yang berkualitas dan semakin tingginya kapasitas atlet kita," kata Menteri Brian.

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa penguatan sektor olahraga tidak dapat dilepaskan dari dukungan dunia pendidikan, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang olahraga.

"Tidak mungkin industri dan pariwisata di bidang olahraga bisa berjalan apabila tidak punya sumber daya manusia dengan latar belakang ilmu dan manajemen olahraga," ujar Menpora Erick.

Diketahui, nota kesepahaman ini mencakup berbagai ruang lingkup kerja sama, antara lain pengembangan talenta atlet melalui akses pendidikan tinggi, penguatan budaya olahraga di lingkungan perguruan tinggi, serta kolaborasi riset dan pengembangan di bidang ilmu olahraga dan manajemen olahraga.

Kerja sama ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah, sehingga fasilitas yang tersedia dapat digunakan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Kerja sama ini juga mendorong penguatan riset terapan yang dapat memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan performa atlet dan pengembangan industri olahraga nasional.

Perguruan tinggi didorong untuk mengembangkan penelitian di bidang ilmu olahraga, termasuk aspek fisiologi, teknologi olahraga, hingga manajemen performa, serta manajemen olahraga yang berperan dalam tata kelola industri olahraga yang lebih profesional dan berdaya saing.

Selain aspek pengembangan talenta dan riset, sinergi antara Kemdiktisaintek dan Kemenpora ini juga diarahkan untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan olahraga.

Kampus diharapkan menjadi ruang yang membangun budaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga yang lebih masif dan terstruktur. Upaya ini dinilai penting untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan fisik dan mental yang baik.

Di sisi lain, kerja sama ini juga membuka peluang lebih luas bagi atlet nasional untuk mengakses pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan karier olahraganya.

Dengan dukungan kebijakan yang lebih terintegrasi, atlet diharapkan dapat menyeimbangkan antara prestasi olahraga dan pengembangan kapasitas akademik, sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan setelah masa kompetisi.

Baca juga: Kemdiktisaintek buka peluang kemitraan pendidikan tinggi dengan Oxford

Baca juga: Kemdiktisaintek perkuat kemitraan inovasi dengan Prancis

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |