Arab Saudi perluas layanan Makkah Route ke 10 negara

3 hours ago 3

Riyadh (ANTARA) - Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi terus melanjutkan implementasi Inisiatif "Makkah Route" untuk tahun kedelapan berturut-turut dengan memperluas layanan ke 17 titik keberangkatan di 10 negara.

Program unggulan dalam kerangka Visi 2030 Arab Saudi ini untuk pertama kalinya mencakup Senegal dan Brunei Darussalam, yang bergabung dengan negara lain seperti Indonesia, Malaysia, Pakistan, Bangladesh, Turki, Maroko, Pantai Gading, dan Maladewa.

Inisiatif tersebut bertujuan memberikan pengalaman haji yang lebih mudah dan efisien dengan menyelesaikan seluruh prosedur masuk ke Arab Saudi sejak di negara asal jamaah.

Proses tersebut meliputi penerbitan visa haji secara elektronik, pemeriksaan paspor, serta verifikasi persyaratan kesehatan di bandara keberangkatan.

Selain itu, bagasi jamaah diberi kode dan diatur sesuai lokasi akomodasi di Arab Saudi, sehingga setibanya di Makkah atau Madinah, jamaah dapat langsung menuju bus tanpa perlu menunggu pengambilan bagasi.

Sejak diluncurkan pada 2017, program Makkah Route telah melayani lebih dari 1,25 juta jamaah haji.

Pelaksanaan program ini melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga di Arab Saudi, termasuk kementerian luar negeri, kesehatan, haji dan umrah, serta media, bersama Otoritas Umum Penerbangan Sipil, Otoritas Zakat, Pajak dan Bea Cukai, Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Saudi, serta Direktorat Jenderal Paspor.

Program ini juga didukung oleh perusahaan telekomunikasi stc group sebagai penyedia utama layanan digital.

Sumber: Saudi Press Agency

Baca juga: MUI dan Dubes Saudi bahas haji, doakan jamaah Indonesia

Baca juga: Imigrasi: Program Makkah Route layani 97 ribu jemaah haji Indonesia

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |