Jakarta (ANTARA) - Beberapa peristiwa humaniora terjadi di Indonesia, Selasa (20/1), mulai dari penemuan sejumlah barang milik korban kecelakaan pesawat ATR hingga praktik perdagangan tumbuhan dan satwa liar di Kabupaten Magelang digagalkan.
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.
Tim SAR temukan barang milik korban ATR 42-500
Tim Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar di wilayah Kabupaten Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan menemukan sejumlah barang milik korban pesawat jatuh tersebut.
'Hingga hari ketiga operasi, tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah barang milik korban serta bagian dari pesawat di area pencarian di Gunung Bulusaraung," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar di Makassar, Selasa (20/1).
Selengkapnya baca di sini.
BMKG ungkap ada awan Cumulonimbus di Maros saat kecelakaan pesawat ATR
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan adanya awan tebal atau Cumulonimbus (Cb) di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, saat pesawat ATR pada 17 Januari 2026 lalu menuju Bandara Sultan Hasanuddin.
"Cuaca diperkirakan relatif stabil, namun masih terdapat awan Cb di wilayah pendekatan saat pendaratan yang perlu diwaspadai," kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/1).
Selengkapnya baca di sini.
BGN: Tahun ini ASN BGN berjumlah 99.000 orang
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menyampaikan bahwa jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Gizi Nasional (BGN) akan berjumlah 99.000 orang pada 2026.
"Kami sudah lakukan rekrutmen dan tes untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja tahap 1 sebanyak 2.080 orang yang sudah menjadi ASN terhitung mulai tanggal 1 Juli 2025," kata Dadan Hindayana di Jakarta, Selasa (20/1).
Selengkapnya baca di sini.
Basarnas: Rekaman langkah kaki kopilot ATR rekaman beberapa bulan lalu
Kepala Basarnas Mohammad Syafii meluruskan bahwa rekaman langkah kaki yang terdeteksi pada "smartwatch" milik Kopilot Pesawat ATR 42-500 Muhammad Farhan Gunawan merupakan rekaman pada beberapa bulan lalu saat mengunjungi Yogyakarta.
"Kami dibantu oleh Polda Sulawesi Selatan, bahkan Tim Siber ikut juga, ini setelah dikonfirmasi ternyata itu adalah rekaman beberapa bulan yang lalu pada saat yang bersangkutan jalan-jalan di Jogja," kata Syafii dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Komplesk Parlemen, Jakarta, Selasa (20/1).
Selengkapnya baca di sini.
Kemenhut gagalkan perdagangan satwa liar dilindungi di Jateng
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah menggagalkan praktik perdagangan tumbuhan dan satwa liar (TSL) yang dilindungi dan mengamankan dua orang pelaku di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnustra) Kemenhut Aswin Bangun dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa (20/1), mengatakan penanganan tidak berhenti pada pelaku lapangan, perdagangan satwa dilindungi selalu melibatkan lebih dari satu simpul.
Selengkapnya baca di sini.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































