Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan membangun toilet komunal di lingkungan RW 12 dan 13 Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan untuk mengejar target 100 persen "Open Defecation Free" (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan (BABS).
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyebut, pembangunan itu akan dieksekusi melalui sinergi berbagai unsur, termasuk Paljaya dan PAM Jaya.
"Kedua BUMD ini menjadi motor atau penggerak utama," ujarnya saat meninjau langsung lokasi Jumat.
Di lokasi tersebut Iin melihat kondisi lingkungan setempat dan titik yang rencananya akan dibangun toilet komunal.
“Tujuannya memantau persiapan deklarasi bebas BABS di wilayah ini. Kami melihat berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh rekan-rekan di Kelurahan Tomang,” ucap Iin.
Menurut dia, deklarasi ODF atau bebas BABS di Tomang ini dapat melengkapi 100 persen komitmen ODF di seluruh Jakarta Barat, yang mencakup 56 kelurahan.
Baca juga: Jakbar rampungkan pembangunan tangki septik bagi warga Jelambar
Baca juga: Warga di 32 kelurahan Jakbar sudah tak buang air besar sembarangan
“Hal yang perlu diperhatikan adalah komitmen ini harus diwujudkan dalam rencana aksi yang nyata,” ujarnya.
Iin juga mengharapkan dukungan dari UKPD lain seperti Sudin Sumber Daya Air (SDA) dan Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP).
Adapun dari sisi kewilayahan, kata Iin, lurah dan camat telah melakukan pendekatan persuasif kepada warga, menyusul di lingkungan tersebut masih ada dua RW yang sistem pembuangan atau tangki septiknya masih bersifat terbuka.
“Ini menjadi perhatian serius bagi kami, pihak Puskesmas Kelurahan, Kecamatan, serta Suku Dinas Kesehatan. Penggunaan tangki septik terbuka di RW 12 dan RW 13 Tomang berdampak buruk pada kesehatan dan sanitasi yang dapat memicu penyakit seperti TBC dan stunting,” ujar Iin.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































