Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyiagakan pos kesehatan di setiap stasiun kereta cepat Whoosh dalam rangka melayani masyarakat pada periode libur Lebaran 2026.
"Pos kesehatan itu di setiap stasiun tersedia. Pos kesehatan ini juga disiapkan jika sewaktu-waktu mungkin dalam perjalanan contoh dari Padalarang menuju Halim ada penumpang yang kondisinya sangat darurat. Ini mungkin nanti akan bisa diturunkan di Karawang, dan ada pos kesehatan di Karawang yang tetap siaga. Jadi memang benar-benar siaga jika sewaktu-waktu terjadi kondisi-kondisi pada penumpang yang mungkin membutuhkan bantuan awal," ujar General Manager Corporate Secretary PT. KCIC Eva Chairunisa kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.
Menurut Eva, pos kesehatan di setiap stasiun Whoosh tidak berdiri sendiri, artinya pos-pos kesehatan tersebut berkoordinasi dan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan terdekat.
"Jadi kita sudah terkoneksi. Contohnya rumah sakit, puskesmas yang seperti itu kita sudah terkoneksi sehingga sewaktu-waktu contoh misalnya di Halim ada kejadian kita sudah tidak repot lagi karena kita sudah tahu rumah sakit mana yang terdekat dan kita sudah kerja sama sehingga nanti biasanya bisa mengirimkan ambulans seperti itu. Jadi memang ini sangat penting persiapan-persiapan ini kita lakukan," katanya.
Baca juga: KCIC: Whoosh jadi pilihan masyarakat untuk silaturahmi saat Lebaran
Baca juga: KCIC pastikan harga tiket Whoosh terjangkau selama masa mudik Lebaran
"Tapi kita mohon lagi kepada masyarakat untuk kerja samanya, meskipun memang ini hanya sekitar 30 menit perjalanan dari Jakarta ke Bandung tapi tetap saja kereta itu tidak mungkin berhenti sewaktu-waktu pada saat ada kondisi penumpang-penumpang khusus, sehingga memang yang biasanya kalau ada kondisi penumpang yang memang dari awal kita tahu dia tidak memungkinkan untuk menggunakan Whoosh itu tidak akan diizinkan," tambahnya.
Sebagai informasi, PT KCIC menyampaikan untuk perjalanan hari ini, Minggu 22 Maret 2026, jumlah penumpang Whoosh diprediksi mencapai lebih dari 21 ribu seiring penjualan yang masih berlangsung hingga keberangkatan terakhir.
Adapun peningkatan volume mulai terlihat sejak tanggal 18 Maret 2026. Secara kumulatif, penjualan tiket Whoosh selama masa Angkutan Lebaran pada periode 13 hingga 30 Maret 2026 telah mencapai sekitar 178 ribu tiket dan diproyeksikan akan terus meningkat hingga momen liburan berakhir.
PT KCIC menyiagakan sebanyak 551 personel pengamanan mobilitas mudik Lebaran 2026 untuk menjaga kelancaran masa angkutan hari raya.
Eva mengatakan KCIC berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat selama periode angkutan Lebaran.
Eva menjelaskan personel pengamanan tersebut terdiri atas petugas pengamanan internal KCIC, petugas pengamanan operasional, serta dukungan dari TNI dan Polri yang ditempatkan di stasiun, jalur operasional, hingga area depo.
Untuk memastikan operasional dan pelayanan berjalan optimal selama angkutan Lebaran, KCIC juga menyiagakan berbagai personel operasional.
Baca juga: KCIC sebut penjualan tiket kereta Whoosh tembus 145 ribu di masa mudik
Baca juga: KCIC sediakan 653.888 tiket Whoosh akomodasi mobilitas mudik Lebaran
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































