Gunung Ibu erupsi dengan kolom abu 600 meter dari puncak

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengumumkan Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara mengalami erupsi pada Minggu, dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 600 meter dari atas puncak gunung tersebut.

"Telah terjadi erupsi Gunung Ibu, Maluku Utara pada tanggal 22 Maret 2026 pukul 13.13 WIT dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 600 m di atas puncak (sekitar 1.925 meter di atas permukaan laut)," demikian petikan pengumuman PVMBG dikutip di Jakarta, Minggu malam.

Pihaknya juga menginformasikan bahwa kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang yang condong ke arah tenggara.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 48 detik. Status aktivitas vulkanik gunung berapi itu level II atau waspada.

Baca juga: Badan Geologi catat getaran erupsi 50 detik Gunung Ibu di Maluku Utara

Sejumlah rekomendasi dikeluarkan PVMBG harus dipatuhi masyarakat dan wisatawan demi keselamatan.

Masyarakat sekitar gunung serta pengunjung diimbau tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif.

Selain itu, PVMBG melaporkan terdapat perluasan sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara yang juga harus dihindari.

Apabila terjadi hujan abu vulkanik, katanya, warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung diri, seperti masker untuk hidung dan mulut, serta kacamata guna melindungi mata.

Pemerintah juga mengingatkan semua pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif di masyarakat, dengan tidak menyebarkan hoaks dan warga tidak mudah terpancing isu yang tidak jelas sumbernya.

"Warga diminta untuk selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah," katanya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici guna memperoleh informasi terkini terkait dengan aktivitas vulkanik gunung itu.

Gunung Ibu menunjukkan aktivitas vulkanik yang intensif dalam sepekan terakhir. Hingga Minggu malam, tercatat gunung api ini telah mengalami 29 kali erupsi.

Indonesia berdiri di atas hamparan "Cincin Api Pasifik" (Ring of Fire), yakni sabuk tektonik paling aktif di dunia. Secara geografis, wilayah Indonesia adalah titik temu raksasa bagi tiga lempeng tektonik utama Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.

Gesekan lempeng tersebut melahirkan gunung berapi yang abu vulkaniknya menyuburkan tanah.

Baca juga: Semeru erupsi dua kali dengan tinggi letusan hingga 1.000 meter

Baca juga: PGA laporkan Gunung Marapi di Sumbar alami erupsi 22 detik

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |