Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mendorong pencak silat tjimande dan seni budaya debus dikembangkan sebagai kekuatan budaya bagi Banten sehingga dapat menjadi sumber devisa daerah.
Dikutip dari keterangan resmi, Sigit dalam acara Peresmian Balai Latihan Seni Silat sekaligus Milad ke-3 Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI) di Banten, Jumat, mengatakan bahwa pencak silat tjimande dan debus merupakan kekhasan Banten yang perlu terus dilestarikan dan dikembangkan.
Menurutnya, pengembangan kedua seni budaya itu tidak hanya berdampak pada aspek kebudayaan, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pendapatan daerah.
“Ini menjadi sumber kekuatan yang tentunya apabila kita kelola dengan baik, tidak hanya sekadar budaya saja, tetapi ini juga bisa kemudian kita kembangkan untuk menjadi budaya yang bisa kita perkenalkan dan menjadi salah satu sumber devisa bagi wilayah, bagi provinsi, bagi kabupaten, bagi kecamatan, dan juga bagi desa-desa yang ada,” ucapnya.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan seni budaya tersebut menjadi tanggung jawab bersama seluruh perguruan, para pimpinan perguruan, serta masyarakat Banten. Maka dari itu, ia mengajak seluruh pihak untuk membangun, menjaga, dan meningkatkan potensi tersebut secara bersama-sama.
Lebih lanjut, pemimpin Korps Bhayangkara itu mendorong pembangunan padepokan atau balai latihan serupa di setiap kabupaten di Banten.
Menurut Sigit, keberadaan tempat pembinaan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk melatih pencak silat, menjaga kearifan lokal, serta mengembangkan berbagai seni budaya daerah.
“Saya minta nanti di setiap kabupaten didirikan hal seperti ini sehingga kemudian semua budaya yang ada di Banten bisa dijaga, dilatih, dan dilestarikan,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan kebudayaan harus berjalan seiring dengan penguatan nilai luhur pencak silat. Para pesilat dan jawara harus senantiasa menjunjung semangat membela kebenaran, melindungi yang lemah, menjaga kekompakan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui langkah tersebut, ia berharap pencak silat tjimande dan debus dapat menjadi identitas budaya Banten yang semakin kuat sekaligus membuka peluang kemajuan bagi masyarakat dan daerah.
Baca juga: Kapolri ajak jawara Banten jadi bagian sabuk kamtibmas
Baca juga: Kapolri resmikan balai silat PTBI terbuka untuk masyarakat
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































