Kapal tenggelam di perairan Morowali, 24 penumpang berhasil dievakuasi

3 months ago 25
Tim SAR menggunakan KM Parigi melakukan pencarian ke lokasi tenggelamnya kapal tersebut. Proses evakuasi berlangsung lancar dan seluruh korban dalam keadaan selamat

Palu (ANTARA) - Kantor Basarnas Palu berhasil mengevakuasi 24 penumpang KM Cahaya Safari yang tenggelam di Perairan Puungkoilu, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Kami mengerahkan tim gabungan yang dipimpin personel Pos SAR Morowali," kata Kepala Kantor Basarnas Palu Muh Rizal di Kota Palu, Kamis.

Dilaporkan, KM Cahaya Sarifa mengalami kebocoran dan tenggelam pada Kamis sekitar pukul 02.00 Wita dan seluruh penumpang berjumlah 24 orang sempat menyelamatkan diri ke atas rakit di rumpon milik nelayan.

Ia menjelaskan pihaknya menerima informasi sekitar Pukul 04.03 Wita. Berdasarkan laporan itu pihaknya mengerahkan tim SAR gabungan sekitar Pukul 05.20 Wita untuk melakukan pencarian.

Baca juga: SAR Palu tingkatkan kapasitas personel tangani kecelakaan pelayaran

"Tim SAR menggunakan KM Parigi melakukan pencarian ke lokasi tenggelamnya kapal tersebut. Proses evakuasi berlangsung lancar dan seluruh korban dalam keadaan selamat," ujarnya.

Ia mengemukakan seluruh korban kemudian dibawa ke dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Matano, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, dan tiba sekitar Pukul 09.45 Wita.

Baca juga: Basarnas bantu pencarian korban tertimbun longsor di PT IMIP

Selanjutnya para korban diserahkan ke masing-masing keluarga, kemudian operasi SAR dinyatakan selesai. Adapun unsur-unsur terlibat yakni Pos SAR Morowali, Dinas Perikanan Morowali, masyarakat setempat, dan pihak penyedia pelayaran KM Cahaya Safari.

"Keberhasilan operasi SAR tidak terlepas dari kerja sama tim. Kami mengapresiasi kinerja mereka," tutur Rizal.

Adapun nama-nama korban kecelakaan pelayaran di Morowali yakni Anas Alam (Nakhoda), Anas (KKM), serta penumpang atas nama Rahman, Ridwan, Musran, Ardi, Husein Mansi, Bahtiar, Hendra, Nofal Firmanto, Andi, Moh Zulfikar, Mansur, Tengah Lahi, Jumaril, Ali, Firdaus Musita, Bonus Badu, Hamid, Iwanto, Imam, Aswar, Puji, dan Umar.

Baca juga: Basarnas gelar rakor di Palu, optimalkan sinergi penyelamatan bencana

Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |