Jakarta (ANTARA) - Kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI) LIII yang mengangkut alat berat dan bantuan logistik untuk korban bencana telah sampai di Dermaga 202 Ujung Baru, Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara pada Minggu (11/1).
Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin, kapal tersebut merupakan kiriman bantuan yang sebelumnya dilepas Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak beberapa hari lalu.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, mengatakan alat berat itu dikirim untuk digunakan prajurit membersihkan material seperti bantu dan tanah yang mengendap di permukiman pascabencana.
Dengan adanya bantuan alat berat tersebut, diharapkan proses perbaikan infrastruktur dan pemulihan wilayah pascabencana bisa menjadi lebih cepat.
"Bantuan yang dikirimkan meliputi 4.500 kaos lengan panjang, 300 unit tenda serba guna, dua unit ekskavator, dua unit buldoser, serta empat unit kendaraan Reverse Osmosis (RO) berupa mobil penjernih air siap minum," kata Donny.
Selain itu, TNI AD juga mengirimkan 10 unit dump truck akan diberangkatkan melalui jalur darat menuju Kecamatan Tukka. Sementara itu bantuan lainnya disalurkan melalui jalur udara untuk menjangkau daerah yang masih terisolasi.
Donny memastikan bantuan alat berat dan logistik itu dikirimkan secepat mungkin ke beberapa lokasi bencana di Sumatera Utara.
"Seluruh bantuan tersebut difokuskan untuk mendukung percepatan pemulihan pasca bencana agar aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali berjalan normal," terang dia.
Baca juga: TNI AD bangun jembatan gantung di Desa Lubuk Sidup Aceh Tamiang
Baca juga: KSAD sebut 17 jembatan bailey rampung dibangun pascabanjir Sumatera
Baca juga: KSAD: 6.382 jembatan akan dibangun TNI AD selama 2026
Pewarta: Walda Marison
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































