KAI: Stasiun Ketapang layani 53.646 penumpang dukung mobilitas Nataru

1 month ago 7

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Stasiun Ketapang di Banyuwangi, Jawa Timur melayani 53.646 penumpang selama angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 (Nataru), guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan puluhan ribu yang dilayani Stasiun Ketapang itu merupakan penumpang naik dan turun selama masa angkutan Natal dan tahun baru periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

"Selama periode tersebut Stasiun Ketapang melayani 25.605 pelanggan naik serta 28.041 pelanggan turun," kata Anne dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Ia menyampaikan capaian itu mencerminkan konsistensi peran Stasiun Ketapang sebagai simpul pergerakan masyarakat dan wisatawan di wilayah Banyuwangi.

"Arus penumpang yang terjaga selama periode libur menunjukkan tingginya pemanfaatan kereta api sebagai moda transportasi yang terjadwal dan nyaman," ujar Anne.

Selama Natal dan Tahun Baru 2025/2026, lanjut Anne, volume naik dan turun penumpang Stasiun Ketapang tercatat sebagai yang tertinggi ketiga di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember.

Urutan pertama ada Stasiun Jember melayani 131.508 pengguna dengan rincian 67.743 pelanggan naik dan 63.765 pelanggan turun, disusul Stasiun Banyuwangi dengan 31.029 penumpang naik dan 31.715 penumpang turun.

Secara keseluruhan, Daop 9 Jember melayani 207.980 pelanggan naik atau meningkat 11 persen dibandingkan Nataru tahun sebelumnya yang mencapai 187.888 pelanggan. Untuk pelanggan turun, tercatat 208.965 orang, meningkat dibandingkan periode sebelumnya sebanyak 187.837 pelanggan.

Kinerja wilayah itu sejalan dengan tren nasional, di mana KAI melayani 4.179.095 pelanggan selama Natal dan Tahun Baru 2025/2026, tumbuh 12,02 persen dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 yang mencatat 3.730.584 pelanggan.

Dari sisi layanan, Stasiun Ketapang dilayani sejumlah kereta api jarak jauh dengan tingkat keterisian yang terjaga. Pada relasi Malang-Jember-Ketapang, KA Ijen Ekspres melayani 1.629 pelanggan kelas eksekutif serta 4.956 pelanggan kelas ekonomi.

KA Tawang Alun pada relasi yang sama melayani 10.004 pelanggan kelas ekonomi dengan tingkat okupansi 105 persen.

Pada relasi Surabaya-Jember-Ketapang, KA Mutiara Timur dari Surabaya Pasarturi melayani 3.630 pelanggan kelas eksekutif dan 5.220 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi masing-masing 101 persen.

KA Probowangi dari Surabaya Gubeng melayani 11.954 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi 104 persen. Sementara itu, KA Mutiara Timur keberangkatan malam dari Surabaya Gubeng melayani 4.280 pelanggan, mencerminkan variasi waktu perjalanan yang dimanfaatkan masyarakat selama periode libur.

Selain layanan jarak jauh, Stasiun Ketapang juga melayani kereta api lokal KA Pandanwangi relasi Jember-Ketapang pulang-pergi yang mendukung mobilitas harian masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya.

Untuk perjalanan lintas provinsi, KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Ketapang menghubungkan Yogyakarta dan Banyuwangi juga menjadi pilihan perjalanan jarak jauh yang diminati pelanggan.

Anne menambahkan pergerakan penumpang di Stasiun Ketapang turut dipengaruhi oleh daya tarik Banyuwangi sebagai destinasi wisata.

Dari stasiun ini, wisatawan melanjutkan perjalanan menuju kawasan pesisir dan bahari seperti Pantai Watu Dodol, Pantai Boom, dan Bangsring Underwater, serta kawasan perkotaan yang dikenal dengan ragam kuliner khas Banyuwangi.

Pola perjalanan tersebut menempatkan kereta api sebagai bagian dari rangkaian perjalanan wisata yang aman dan terhubung.

“Konektivitas kereta api hingga Stasiun Ketapang mendukung kelancaran mobilitas serta pergerakan wisata dan ekonomi daerah. Perjalanan liburan berlangsung lebih nyaman dan terintegrasi,” kata Anne.

Baca juga: KAI dukung pariwisata selama Nataru dengan Kereta Panoramic

Baca juga: KAI: Layanan kereta api PSO capai 1,1 Juta pelanggan selama Nataru

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |