Jakarta (ANTARA) - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie menunjukkan kematangan mental dengan memanfaatkan tekanan kandang lawan untuk menyingkirkan atlet tuan rumah Leong Jun Hao pada babak 16 besar Malaysia Open 2026.
Unggulan keempat itu memenangkan laga pada turnamen Super 1000 itu dengan 21-18, 21-11 dalam tempo 55 menit di hadapan publik Malaysia di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis.
“Hari ini saya coba lebih mengontrol jalannya pertandingan, lebih mengontrol diri supaya tenang dan sabar, dan itu cukup berhasil,” kata Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie, dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.
Jonatan justru memanfaatkan atmosfer tuan rumah sebagai keuntungan psikologis yang membuat lawan justru tertekan karena dituntut menang di hadapan pendukung sendiri.
“Kalau melawan pemain tuan rumah, harusnya dia yang lebih tertekan. Bermain di rumah sendiri kan konotasinya harus tampil bagus atau harus menang. Saya malah bermain nothing to lose, bermain se-enjoy dan se-menikmati mungkin,” ujarnya.
Baca juga: Jojo melaju mulus ke 16 besar Malaysia Open 2026
Ketenangan tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi padatnya kalender kompetisi musim ini. Jonatan mengakui jadwal turnamen BWF sejak pertengahan tahun lalu menuntut kesiapan mental lebih besar dibandingkan fisik.
Yang lebih di-concern-in justru pikirannya, mentalnya. Capek itu pasti, tapi itu konsekuensi karena kalender BWF setelah Juni sangat padat,” katanya.
Jonatan menyebut keikutsertaannya pada Kings Cup setelah World Tour Finals 2025 memberi efek positif. Turnamen tersebut ia jadikan ajang uji coba dan sarana menjaga sentuhan permainan menghadapi lawan-lawan elite dunia.
“Justru bagus karena dapat lawan pemain top seperti Anders Antonsen, Alex Lanier, dan Jason Teh,” ujar Jonatan.
Kemenangan atas Leong Jun Hao menjaga langkah Jonatan tetap mulus dalam turnamen pembuka musim BWF World Tour 2026.
Selanjutnya, ia menghadapi Kodai Naraoka yang mengatasi Lu Guang Zu dari China dengan 21-18, 16-21, 21-16.
Baca juga: Jojo hadapi Lee, Alwi tantang unggulan pada laga pembuka Malaysia Open
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































