Jacksen F. Tiago pantau langsung bibit sepak bola putri usia dini

2 weeks ago 19

Jakarta (ANTARA) - Mantan pelatih tim nasional Indonesia Jacksen F. Tiago langsung memantau dan membina bibit pesepak bola putri usia dini melalui ajang MilkLife Soccer Challenge Tangerang dan Semarang Seri 2 musim 2025–2026 pada 13–18 Januari.

Jacksen, kini Head Coach MilkLife Soccer Challenge bersama Timo Scheunemann, mengungkapkan turnamen kelompok usia 8, 10, dan 12 tahun tersebut menjadi jalur awal pembinaan pesepak bola putri menuju level profesional hingga tim nasional.

“Turnamen kelompok usia ini adalah langkah awal pembinaan. Kalau bicara tim nasional putri ke depan, maka jalurnya dimulai dari sini,” ujar Jacksen dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, pembinaan sepak bola putri memerlukan perhatian khusus, terutama dari sisi psikologis atlet. Namun, melalui kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan, potensi pesepak bola putri dapat berkembang secara optimal.

“Siklus putra berbeda dengan putri. Menurut saya itu menjadi tantangan terberat. Karena mood-nya perempuan itu sangat labil, sehingga kita harus memahami itu untuk bisa menangani mereka,” kata Jacksen.

Baca juga: MilkLife Soccer Challenge permudah PSSI siapkan bibit sepak bola putri

Para champion dan runner-up MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 2 2025 - 2026 KU 10 dan KU 12 merayakan kemenangan di podium SEusai pertandingan final di Lapangan Kera Sakti BRIN Puspitek, Tangerang, Minggu (18/1). (ANTARA/HO-MilkLife Soccer Challenge)

MilkLife Soccer Challenge Tangerang dan Semarang Seri 2 mencatat peningkatan jumlah peserta dibandingkan seri sebelumnya. Di Tangerang, turnamen ini diikuti 1.424 siswi dari 135 SD dan madrasah ibtidaiyah (MI), sementara di Semarang melibatkan 1.239 siswi dari 65 SD dan MI.

Di Tangerang, SDN Pinang 3 C keluar sebagai juara kategori usia 10 setelah mengalahkan British School Jakarta 2-1 pada partai final. Sementara kategori usia 12 dimenangkan SDN Kunciran 4 C setelah menundukkan SDN Kebayoran Lama Selatan 19 dengan skor 3-2.

Di Semarang, gelar juara kategori usia 10 diraih SDN Klepu 03, sedangkan kategori usia 12 dimenangkan SDN Sendangmulyo 04.

Program Director MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjahjono mengatakan peningkatan jumlah peserta pada Seri 2 turut diiringi perkembangan kualitas permainan karena peserta sudah memiliki gambaran pola dan jadwal pelaksanaan turnamen.

“Dari sisi kualitas juga terlihat perkembangan karena anak-anak sudah lebih siap,” ujar Teddy.

Turnamen ini juga menghadirkan Festival SenengSoccer untuk kategori usia 8 tahun sebagai pengenalan sepak bola sejak dini.

MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025–2026 berlanjut di Bandung dan Yogyakarta pada 27 Januari hingga 1 Februari 2026.

Baca juga: 2.695 siswi adu kemampuan di seri penutup MilkLife Soccer Challenge

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |