Iran sebut usulan 10-poinnya diterima sebagai dasar negosiasi

7 hours ago 4

Istanbul (ANTARA) - Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Ravanchi mengatakan kerangka kerja 10 poin yang diusulkan pihaknya telah diterima sebagai dasar negosiasi mendatang dengan Amerika Serikat, menurut media pemerintah, Jumat (10/4).

Ia menegaskan Iran tidak akan mendukung gencatan senjata tanpa jaminan terhadap agresi baru.

Dalam pertemuan dengan diplomat asing di Teheran, Takht-Ravanchi menyatakan Iran tetap mendukung diplomasi dan dialog, tetapi menolak proses yang didasarkan pada informasi menyesatkan atau membuka jalan bagi aksi militer lanjutan.

"Iran selalu menyambut diplomasi dan dialog," katanya, seraya menegaskan bahwa negosiasi tidak boleh menjadi dalih untuk agresi baru.

Ia juga menolak gencatan senjata yang memungkinkan pihak lawan mempersenjatai diri kembali.

Baca juga: Pakistan minta AS libatkan Wapres JD Vance dalam dialog dengan Iran

Kerangka kerja tersebut mencakup pengakuan hak Iran memperkaya uranium, pencabutan sanksi AS, penarikan pasukan AS dari Timur Tengah, dan pengakhiran permusuhan di semua lini, termasuk di Lebanon.

Ketegangan meningkat sejak serangan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari, yang dibalas Iran dengan serangan drone dan rudal serta pembatasan pelayaran di Selat Hormuz.

AS dan Iran sebelumnya menyepakati gencatan senjata dua pekan yang dimediasi Pakistan sebagai langkah menuju kesepakatan lebih luas.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Sekjen PBB desak AS dan Iran beriktikad baik dalam perundingan
Baca juga: Delegasi Iran tunda datang ke Islamabad karena Israel serang Lebanon

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |