Investor kripto dinilai semakin sadar riset dan strategi

3 months ago 46

Jakarta (ANTARA) - Pengguna aset digital atau investor kripto dinilai mulai lebih rasional dalam memahami risiko, strategi investasi, serta fundamental teknologi blockchain dibanding hanya sekadar mengikuti tren pasar.

CEO Indodax William Sutanto menyatakan dulu banyak orang masuk ke kripto karena fear of missing out (FOMO) atau sekadar ikut tren, namun cara masyarakat berinteraksi dengan industri kripto saat ini mulai berubah.

"Sekarang pendekatannya mulai berubah. Investor makin sadar pentingnya riset dan strategi yang lebih disiplin dalam menghadapi market," ujar dia di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, perubahan perilaku tersebut menjadi salah satu tanda industri kripto perlahan bergerak menuju fase yang lebih matang.

Baca juga: Analis: Bitcoin sempat tembus 81 ribu dolar didorong RUU kripto AS

Jika sebelumnya pasar lebih banyak didorong oleh euforia jangka pendek, lanjutnya, kini semakin banyak pengguna yang mulai mempelajari market structure, memahami siklus bitcoin, hingga menerapkan pendekatan investasi yang lebih terukur di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif.

Di luar pergerakan harga aset, perkembangan teknologi blockchain juga mulai mendorong berbagai bentuk pemanfaatan baru di sektor digital, mulai dari tokenisasi aset, pengembangan infrastruktur teknologi, hingga berbagai inovasi berbasis blockchain di ekosistem digital.

William menambahkan, komunitas tetap menjadi salah satu fondasi utama dalam perkembangan industri sejak awal kemunculan bitcoin.

Berbeda dengan industri finansial tradisional yang banyak tumbuh secara institusional, menurut dia, perkembangan aset digital justru banyak dibangun melalui komunitas yang aktif menciptakan diskusi, edukasi, dan distribusi informasi secara organik.

Pewarta: Subagyo
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |