Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Indonesia untuk Kamboja Santo Darmosumarto menyatakan Indonesia berkomitmen mendukung upaya Kamboja dalam memberantas kejahatan transnasional, termasuk aktivitas sindikat penipuan daring (online scam).
“Kejahatan lintas negara hanya dapat ditanggulangi melalui kerja sama intensif, baik di tingkat bilateral maupun regional,” kata Dubes Santo menurut keterangan tertulis KBRI Phnom Penh yang diterima di Jakarta, Selasa.
Komitmen dukungan tersebut disampaikan oleh Dubes Santo saat melakukan pertemuan perpisahan (farewell call) dengan Presiden Senat Kamboja, Samdech Techo Hun Sen, di Phnom Penh pada 26 Januari.
Dubes RI itu juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kamboja kepada KBRI Phnom Penh dalam pelayanan dan pelindungan WNI, khususnya atas bantuan penanganan arus kedatangan WNI ke Phnom Penh setelah keluar dari sejumlah pusat penipuan daring di Kamboja.
Sebelumnya, KBRI Phnom Penh menyampaikan sebanyak 2.277 WNI datang melaporkan diri langsung ke KBRI setelah keluar dari sindikat penipuan daring dari berbagai wilayah di Kamboja.
Selain itu, Dubes Santo juga mengatakan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Kamboja menunjukkan penguatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam bidang ekonomi dan interaksi antar masyarakat.
Tren penguatan kerja sama tersebut juga tercermin dari intensitas kunjungan pejabat tingkat tinggi, termasuk kunjungan Hun Sen ke Jakarta pada Mei 2025, menurut KBRI.
Sementara itu, Presiden Senat Kamboja Samdech Techo Hun Sen menyampaikan bahwa penguatan pemberantasan sindikat penipuan daring di Kamboja telah dimulai sejak lama, tetapi baru akhir-akhir ini memberikan hasil yang positif.
Dia juga memberikan apresiasi atas kontribusi Dubes RI dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara, dan menilai peran Dubes RI sangat signifikan dalam mendorong kerja sama bilateral berbagai bidang.
KBRI menyampaikan bahwa atas kontribusi tersebut, Presiden Senat Kamboja itu yang mewakili Raja Sihamoni memberikan medali penghargaan The Order of Sahametrej: Maha Maha Sereyvath kepada Dubes Santo.
KBRI juga menyatakan bahwa Dubes Santo akan menyelesaikan masa tugas sebagai Dubes RI untuk Kamboja dalam waktu dekat dan akan memulai jabatan baru sebagai Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika di Kemlu RI.
Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































