Imigrasi Soetta bentuk satgas perkuat pengawasan haji 2026

1 hour ago 2

Tangerang, Banten (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten membentuk satuan tugas (satgas) khusus sebagai langkah strategis dalam menghadapi musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

"Persiapan sudah kami siapkan. Kami belajar dari tahun lalu dan kami telah bentuk tim satgas khusus," kata Kepala Imigrasi Soetta Galih Priya Kartika Perdhana dalam acara coffee morning bersama insan media di Tangerang, Banten, Jumat.

Dia mengatakan pembentukan tim pengawas dari lintas bidang itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan pelayanan keimigrasian haji dan sekaligus mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran, termasuk penyalahgunaan visa.

"Satgas tersebut melibatkan berbagai unsur internal dan eksternal," ucapnya.

Terkait hal tersebut, Imigrasi Bandara Soetta telah berkoordinasi dengan otoritas bandara (otban) serta kepolisian setempat untuk memastikan kelancaran operasional di lapangan.

Galih mengatakan nantinya terdapat posko terpadu di area bandara guna memperkuat koordinasi selama masa keberangkatan calon jamaah haji.

"Sebagai antisipasi, tim satgas lintas bidang sudah terbentuk, kami juga berkomunikasi dengan otban dan polres," tuturnya.

Ia menilai keberadaan satgas tidak hanya fokus pada kelancaran pelayanan, tetapi juga untuk menekan potensi penyalahgunaan visa haji yang kerap terjadi.

"Fokus satgas itu punya tugas menyiapkan pelaksanaan haji dengan baik. Selain itu, juga melakukan antisipasi penyalahgunaan visa haji," kata Galih.

Dalam mendukung kelancaran proses keberangkatan, imigrasi juga akan menerapkan sistem clearance di embarkasi.

Ia menjelaskan petugas akan menggunakan perangkat portable untuk memeriksa dokumen dan memberi stempel keberangkatan di sejumlah titik embarkasi, seperti Cipondoh, Bekasi, dan Pondok Gede.

"Stempel keberangkatan nanti akan dilakukan di embarkasi. Maka saat di Bandara Soetta nanti proses keberangkatan haji jadi lebih cepat," ujarnya.

Tercatat pada 2025 lalu, sekitar 1.300 calon jamaah haji sempat ditunda keberangkatannya akibat penyalahgunaan visa.

"Pada musim haji tahun ini, diperkirakan sebanyak 35.285 calon jamaah akan melintas melalui Bandara Soetta. Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Imigrasi berharap pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lebih tertib, aman dan lancar," ucap Galih.

Baca juga: Wamenhaj: Penyelenggaraan haji 2026 harus jadi tonggak sejarah baru

Baca juga: Polri bentuk Satgas Haji dan Umrah guna perkuat perlindungan jamaah

Baca juga: Wamenhaj ungkap sempat ada kendala visa petugas haji, kini tuntas

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |