ICMI tegaskan peran perempuan dalam kemandirian pangan lewat ICMW 2025

2 months ago 32
...Ketika perempuan diberdayakan secara keilmuan dan struktural maka ketahanan pangan nasional memiliki fondasi yang jauh lebih kuat

Jakarta (ANTARA) - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menegaskan peran strategis perempuan untuk mendorong kemajuan bangsa melalui penguatan kepemimpinan perempuan di sektor pangan dalam International Conference of Muslim Women (ICMW) 2025.

Konferensi yang digelar di Jakarta pada hari ini, Senin, menempatkan perempuan bukan sekadar sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek utama dan aktor kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, mandiri, dan berkeadilan. Konferensi ini menjadi ruang pertemuan gagasan antara cendekiawan perempuan, pemangku kebijakan, akademisi, dan praktisi lintas negara untuk merespons krisis pangan global yang kian parah.

"Ketahanan pangan adalah hak asasi manusia." ujar Ketua Panitia ICMW 2025 Ir. Hanifah Husein.

Hanifah mengemukakan, perempuan berada di garda terdepan dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi keluarga sekaligus memainkan peran strategis dalam rantai produksi dan distribusi pangan di tingkat yang lebih luas.

Sebagai organisasi cendekiawan, ICMI juga menempatkan dimensi keilmuan dan inovasi sebagai pilar utama. Wakil Ketua Umum ICMI Riri Fitri Sari menyoroti bagaimana perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dapat membuka peluang baru bagi perempuan dalam mengelola pangan keluarga dan masyarakat secara lebih presisi, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Baca juga: ICMI tegaskan komitmen terus hadirkan solusi bagi masalah bangsa

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Kuntoro Boga Andri Menteri mengapresiasi ICMI atas kegiatan yang dapat meningkatkan fondasi keilmuan untuk mempercepat target swasembada pangan Indonesia.

"Kementan mengapresiasi forum internasional ICMI sebagai fondasi keilmuan yang bisa mendorong percepatan target swasembada pangan. Kementan berharap ICMI terus mendukung pemerintah, baik dalam pemikiran dan gagasan, bahkan lebih dari itu, ikut berperan lebih praktis dan teknik dalam mengembangkan industri pertanian," ujar Kunto.

Tiga sesi utama dalam acara ini akan membahas secara mendalam peran perempuan dalam tata kelola pangan, konsep Islam dalam pencapaian ketahanan pangan, serta inovasi teknologi dan sosial untuk peningkatan gizi dan diversifikasi pangan. Sejumlah tokoh nasional dan internasional, termasuk perwakilan FAO, akademisi dari berbagai negara, dan pemangku kebijakan Indonesia, akan terlibat aktif dalam diskusi dan perumusan rekomendasi.

Baca juga: Menkop ajak ICMI perkuat Kopdes sebagai ekosistem baru ekonomi rakyat

Baca juga: Melangkah menuju kemandirian pangan beras di perbatasan

Baca juga: Barantin perkuat sistem pertahanan negara dan kemandirian pangan

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |