Staf Khusus Kemenkop RI: Bangka termasuk daerah cepat bangun KDKMP

2 hours ago 2
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih merupakan program strategis nasional yang selalu disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto

Sungailiat (ANTARA) - Staf Khusus Kemenkop RI Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif Usaha Koperasi Amabar Pertiwiningrum menilai Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung termasuk daerah yang cepat membangun Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ( KDKMP )

Hal itu disampaikan Amabar Pertiwiningrum di Bangka, Sabtu, setelah meninjau Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ( KDKMP ) di Kelurahan Jelitik Bangka, Sabtu.

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih kata dia, merupakan program strategis nasional yang selalu disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia mengatakan, kelebihan program KDKMP yang menjadi pemilik dan mendapat keuntungan dari usaha yang dikembangkan koperasi adalah masyarakat setempat.

Baca juga: Menkop ajak Kospin Jasa percepat operasional Kopdes Merah Putih

“Saya berharap kepada pengurus koperasi setelah operasional agar memperkuat kelembagaan dan memperbanyak anggota,” ujarnya.

Sementara Bupati Bangka, Fery Insani mengatakan program KDKMP menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi, dengan memberikan modal akses, pelatihan, dan dukungan kepada masyarakat desa.

“Koperasi Merah Putih dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

Fery Insani yakin program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto ini akan berjalan sesuai harapan, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, Usaha Kecil Menengah, tercatat sebanyak 36 gerai koperasi merah putih yang sudah dibangun di sejumlah tempat di Kabupaten Bangka.

Baca juga: NTB atur regulasi SPPG serap bahan pangan Koperasi Merah Putih

Pewarta: Kasmono
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |