Hoaks! Puan Maharani tegaskan warga yang tak bayar pajak pindah negara

3 hours ago 4

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto Ketua DPR RI Puan Maharani. Unggahan tersebut menarasikan bahwa Puan meminta masyarakat yang tidak mau membayar pajak untuk pindah kewarganegaraan.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“Waduh.! Puan Maharani suruh pindah kewarganegaraan jika tidak mau bayar pajak!!

PUAN MAHARANI TEGASKAN! KALO TIDAK MAU BAYAR PAJAK AKAN COPOT KEWARGANEGARAAN BIAR PINDAH KE NEGARA TETANGGA”

Unggahan tersebut disertai narasi:

“PUAN: TAK MAU BAYAR PAJAK, SILAKAN PINDAH KE NEGARA TETANGGA!”

Namun, benarkah Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan warga yang tidak membayar pajak harus pindah kewarganegaraan?

Unggahan yang menarasikan Puan Maharani tegaskan warga yang tak bayar pajak pindah negara. Faktanya, foto Puan tersebut merupakan AI dan pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook)

Penjelasan:

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan Puan Maharani yang meminta masyarakat yang tidak membayar pajak untuk pindah kewarganegaraan atau pindah ke negara tetangga.

ANTARA juga memeriksa foto yang digunakan dalam unggahan tersebut menggunakan AI Detector Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa foto tersebut terdeteksi 99,6 persen sebagai hasil kecerdasan buatan (AI) atau deepfake.

Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector. (Hive Moderation)

Dengan demikian, klaim bahwa Puan Maharani meminta warga yang tidak mau membayar pajak untuk pindah kewarganegaraan adalah tidak benar.

Foto yang digunakan dalam unggahan tersebut juga terindikasi merupakan hasil manipulasi menggunakan AI.

Sebelumnya, ANTARA juga telah mengklarifikasi sejumlah informasi keliru mengenai pajak, antara lain klaim tentang pemotongan PPh Pasal 21 sebesar 35 persen bagi seluruh pekerja, pajak untuk aktivitas jogging di area tertentu, serta pajak baru bagi rumah yang dikontrakkan mulai 2027.

Klaim: Puan Maharani tegaskan warga yang tak bayar pajak pindah negara

Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |