- Minggu, 20 September 2026 11:13 WIB
Seorang anak mengamati bangkai hiu paus (Rhincodon typus) yang terdampar di pesisir Bungkutoko, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (20/9/2026). Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar Wilayah Kerja Sulawesi Tenggara akan mengevakuasi bangkai tersebut dengan metode penguburan di sekitar pantai guna memitigasi bau busuk dari hiu paus sepanjang dua meter yang ditemukan terdampar sejak Sabtu (19/9) dalam kondisi mati. ANTARA FOTO/Andry Denisah/agr
Hiu paus (Rhincodon typus) terdampar tak bernyawa di pesisir Bungkutoko, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (20/9/2026). Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar Wilayah Kerja Sulawesi Tenggara akan mengevakuasi bangkai tersebut dengan metode penguburan di sekitar pantai guna memitigasi bau busuk dari hiu paus sepanjang dua meter yang ditemukan terdampar sejak Sabtu (19/9) dalam kondisi mati. ANTARA FOTO/Andry Denisah/agr
Warga mendekati bangkai hiu paus (Rhincodon typus) yang terdampar di pesisir Bungkutoko, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (20/9/2026). Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar Wilayah Kerja Sulawesi Tenggara akan mengevakuasi bangkai tersebut dengan metode penguburan di sekitar pantai guna memitigasi bau busuk dari hiu paus sepanjang dua meter yang ditemukan terdampar sejak Sabtu (19/9) dalam kondisi mati. ANTARA FOTO/Andry Denisah/agr
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































