Lamongan, Jawa Timur (ANTARA) -
Harga tembakau varietas Jawa di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, cukup bagus karena mencapai Rp52 ribu per kilogram untuk daun tengah pada puncak musim panen 2026 dengan kualitas dan tingkat kemasakan menjadi penentu harga jual.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan Mugito mengatakan harga daun tengah tembakau Jawa saat ini berada di kisaran Rp47 ribu hingga Rp52 ribu per kilogram, sedangkan tembakau varietas Virginia berkisar Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
"Harga tembakau saat ini cukup bagus, khususnya varietas Jawa dan Virginia. Namun, kualitas dan tingkat kemasakan daun tetap menjadi faktor yang menentukan harga," katanya di Lamongan, Jumat.
Ia menjelaskan harga tembakau dapat lebih rendah apabila daun dipanen dalam kondisi kurang masak atau telah memasuki posisi daun atas.
Sebagaimana diketahui, musim tanam tembakau di Lamongan berlangsung mulai akhir April hingga Mei 2026, sedangkan panen dimulai sejak Agustus dan kini memasuki fase puncak.
Dari data dinas setempat, luas tanam tembakau di Lamongan hingga September 2026 mencapai 9.213 hektare yang tersebar di Kecamatan Mantup, Sambeng, Ngimbang, Modo, Bluluk, Sugio, Kedungpring, dan Sukorame.
Baca juga: Harga tembakau di Temanggung tembus Rp350 ribu/kg
Baca juga: Bupati Bojonegoro dorong kenaikan harga jual tembakau rajangan kering
Mugito menjelaskan kondisi cuaca panas dan keterbatasan air menjadi tantangan bagi petani pada musim tanam tahun ini. Di sejumlah lokasi, kondisi tersebut menyebabkan pertumbuhan tanaman kurang optimal.
"Pada fase pertumbuhan, tembakau membutuhkan ketersediaan air yang cukup. Tahun ini di beberapa lokasi ada tanaman yang pertumbuhannya kerdil," ujarnya.
Ia memastikan pihaknya akan terus berupaya memberikan pendampingan kepada petani terkait teknik budidaya dan kondisi musim serta dukungan sarana produksi dan pertanian, antara lain benih bersertifikat dan sejumlah alat pertanian.
"Dengan luas tanam yang teridentifikasi mencapai lebih dari 9 ribu hektare dan harga jual yang relatif baik, kami berupaya momentum panen tahun ini memberikan manfaat ekonomi bagi petani," katanya.
Pemerintah daerah setempat sebelumnya juga telah membangun sumur tanah dangkal di sejumlah wilayah sentra tembakau, khususnya Lamongan bagian selatan, untuk mendukung ketersediaan air pertanian.
Baca juga: Petani harus jaga kualitas tembakau Temanggung untuk dongkrak harga
Baca juga: Petani Temanggung berharap harga tembakau lebih baik dari tahun lalu
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Alimun Khakim
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































