Gubernur Sulsel serahkan bantuan keluarga korban kapal tenggelam

1 month ago 17

Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan donasi kepada keluarga atau ahli waris tiga korban insiden kapal tenggelam yang terjadi di wilayah perairan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel.

Gubernur Andi Sudirman di Makassar, Sabtu, menyampaikan belasungkawa atas musibah merenggut nyawa para korban, yang diketahui sedang menjalankan tugas pelayanan sosial kepada masyarakat kepulauan.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban atas musibah yang terjadi,” ujarnya.

Selain bantuan donasi, Pemprov Sulsel berkomitmen memberikan dukungan pendidikan berupa beasiswa kepada anak-anak korban yang ditinggalkan, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah.

Baca juga: Tiga penumpang KM Fitri Jaya tewas tenggelam di Perairan Pangkep

Dia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para korban yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan nyawa demi melayani masyarakat di wilayah kepulauan.

“Pemerintah provinsi juga akan membantu beasiswa pendidikan bagi anak korban,” kata dia.

Sebanyak tiga korban sebagai tokoh yang selama ini aktif dalam pelayanan publik dan sosial, yakni Muh Fitri Mubarak yang menjabat sebagai Camat Liukang Tupabiring, Kabupaten Pangkep, Imran, aktivis Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulsel, serta Darma, bidan yang bertugas melayani masyarakat di Pulau Sarappo.

Mereka menjadi korban dalam insiden kapal jolloro yang tenggelam di perairan Pulau Podang-podang, Kabupaten Pangkep pada 27 Desember 2025.

Kapal tersebut diketahui mengangkut rombongan pelayanan sosial dan dilaporkan tenggelam saat berlayar menuju daratan.

Baca juga: SAR gabungan tangani kecelakaan kapal tenggelam di perairan Karimun

Baca juga: Gubernur NTT libatkan tokoh agama-adat mencari korban kapal tenggelam

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |