GP Ansor siap bantu Kementan kawal swasembada pangan berkelanjutan

2 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Gerakan Pemuda (GP) Ansor memastikan siap mendukung dan mengawal program swasembada pangan nasional yang dijalankan Kementerian Pertanian (Kementan) guna memperkuat ketahanan pangan serta menjaga keberlanjutan produksi pertanian Indonesia.

"Kami memang konsentrasi untuk menumbuhkan pertanian di desa dan mendukung seluruh langkah Kementan terkait swasembada pangan," kata Ketua Umum GP Ansor Adin Jauharudin dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Usai menemui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta, GP Ansor menegaskan komitmennya mendukung program swasembada pangan berkelanjutan melalui berbagai kegiatan pemberdayaan sektor pertanian dan ekonomi pedesaan.

Dalam pertemuan dengan Mentan, GP Ansor melaporkan perkembangan pemanfaatan bantuan Kementerian Pertanian berupa alat dan mesin pertanian, benih unggul, serta penguatan kerja sama ekonomi masyarakat desa.

"Hasilnya, bantuan tersebut tidak hanya meningkatkan aktivitas pertanian di daerah, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang memberi manfaat langsung bagi kader dan masyarakat," ujar Adin.

Dia mengatakan bantuan yang diberikan Kementan telah dimanfaatkan secara produktif dan memberikan dampak nyata di lapangan. Pemanfaatan traktor, benih, serta berbagai program pendukung pertanian telah mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat desa sekaligus memperkuat sektor pertanian rakyat.

"Kami melaporkan soal apa yang selama ini sudah kita lakukan terkait pemanfaatan dan dampak dari traktor yang diberikan Kementan bagi Ansor dan masyarakat," bebernya.

Selain itu pihaknya juga melaporkan terkait kerja sama pengembangan ekonomi bersama Perum Bulog dan pemanfaatan benih-benih yang diberikan oleh Kementan.

"Inti dari semua itu adalah luar biasa, telah memberikan dampak ekonomi yang terus berputar bagi para kader dan masyarakat," ucap Adin.

Menurutnya, manfaat bantuan tersebut tidak berhenti pada peningkatan produktivitas lahan, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan ekonomi di pedesaan.

Karena itu, GP Ansor terus mendorong kader-kadernya untuk terlibat aktif dalam pembangunan pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional.

Kepala Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Kasatkornas Banser) Syafiq Syauqi menambahkan bantuan alsintan dan benih yang diberikan Kementan telah dimanfaatkan oleh kader-kader hingga tingkat desa.

Berbagai bantuan tersebut membantu mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi usaha tani, dan memperkuat kegiatan ketahanan pangan masyarakat.

"Beberapa kader kami sudah mendapatkan bantuan dari Pak Menteri berupa hand tractor, combine harvester, traktor dan beberapa benih hortikultura. Ini sangat membantu kegiatan ketahanan pangan kader kami di daerah, bahkan sudah menyentuh kader-kader di desa, sehingga Ansor dalam hal ini ikut berperan dalam kegiatan swasembada pangan di daerah," katanya.

Dia menambahkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan perlu diikuti langkah lanjutan untuk memastikan capaian tersebut dapat dipertahankan secara berkelanjutan dalam jangka panjang melalui penguatan sektor pertanian nasional.

Menurut dia, tantangan berikutnya bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menjaga keberlangsungan pasokan pangan agar tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkesinambungan.

Untuk mendukung tujuan tersebut, GP Ansor siap memperluas keterlibatan kader dalam berbagai program pengembangan pertanian, termasuk kegiatan hilirisasi yang memberikan nilai tambah komoditas pertanian.

Selain itu, kader GP Ansor juga didorong berperan aktif dalam pengembangan sektor hortikultura dan perkebunan, khususnya komoditas strategis seperti kopi, kakao, kelapa, tebu, serta komoditas unggulan lainnya.

"Kami tentu bersemangat untuk membantu menjaga dan memperkuat swasembada pangan yang telah dicapai," kata Syafiq.

Selain peningkatan produksi, GP Ansor juga siap mendukung penguatan sumber daya manusia pertanian melalui pengembangan kader sebagai penggerak dan penyuluh pertanian di desa-desa.

Langkah itu dinilai penting untuk memastikan transfer pengetahuan, teknologi, dan inovasi pertanian dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput.

"Kader-kader Ansor di desa-desa ini nantinya diharapkan menjadi penggerak penyuluh pertanian. Mereka bukan hanya pelaku usaha tani, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membantu masyarakat meningkatkan produktivitas pertanian," beber Adin.

Adin menilai capaian swasembada pangan yang berhasil diwujudkan pemerintah saat ini merupakan bukti nyata keberhasilan kebijakan yang berpihak kepada petani. Namun, menurutnya, keberhasilan tersebut harus dijaga bersama melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa.

"Karena itu, pekerjaan menjaga swasembada pangan berkelanjutan tidak bisa dilakukan sendiri tetapi harus melibatkan semua komponen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti Ansor," tegasnya.

Di lapangan, manfaat kebijakan Kementan juga dirasakan langsung oleh petani. Menurut Syafiq, harga gabah yang terjaga, ketersediaan pupuk, dan akses benih yang semakin baik telah meningkatkan semangat petani dalam berproduksi.

"Yang kami rasakan, senyum masyarakat hari ini. Masyarakat petani lebih berbahagia. Harga gabah terjaga dan naik, pupuk tersedia, dan benih mudah didapat. Ini yang dirasakan petani hari ini. Satu kata, mereka bahagia," katanya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi atas pemanfaatan bantuan pemerintah yang dinilai berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Amran, keberhasilan program pertanian hanya dapat dicapai jika didukung oleh keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi kepemudaan yang memiliki jaringan kuat hingga tingkat desa.

Baca juga: Mentan tegaskan produksi pertanian diperkuat agar RI lepas dari impor

Baca juga: Menko Pangan: Swasembada pangan menjadi kehormatan untuk rakyat

Baca juga: Mentan sebut peneliti BRIN perkuat BRMP dukung swasembada pangan

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |