Jakarta (ANTARA) - Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Komunikasi Publik dan Media Dwi Anggia menilai mahasiswa memiliki peran strategis dalam perjalanan Indonesia menghadirkan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, bersih, dan terjangkau.
“Saya yakin UGM punya peran strategis di sini, dalam perjalanan Indonesia menciptakan listrik yang lebih andal, listrik yang lebih bersih, dan yang lebih terjangkau untuk Indonesia di masa yang akan datang,” ujar Anggia dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat.
Menurut Dwi Anggia, listrik memiliki dampak langsung terhadap kehidupan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ketersediaan listrik dapat memperpanjang waktu operasional usaha masyarakat di desa, mendukung aktivitas belajar anak-anak pada malam hari, hingga membantu menjaga hasil tangkapan nelayan dan hasil pertanian agar dapat disimpan lebih lama.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peluang untuk terlibat langsung dalam menentukan arah ketenagalistrikan Indonesia di masa depan, termasuk melalui peran dalam perumusan kebijakan.
“Mari kita nyalakan lampu-lampu di Indonesia. Tidak hanya menyalakan listrik, tapi menyalakan anak muda yang berani memberikan gagasan, berani memberikan ide," ujarnya.
Koordinator Humas dan Layanan Informasi Publik Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Pandu Satria Jati menyampaikan bahwa Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034 yang disahkan oleh Menteri ESDM memiliki banyak peluang bagi mahasiswa untuk berkontribusi.
Dalam 10 tahun, akan dibangun total pembangkit sebesar 69,5 GW, jaringan transmisi sebesar 47,758 kms, dan gardu induk sebesar 107.950 MVA.
"Pembangunan infrastruktur kelistrikan ini diproyeksikan menyerap 1,7 juta lapangan kerja hingga tahun 2034," kata Pandu.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam acara ESDM Goes To Campus Subsektor Ketenagalistrikan bertajuk “Power Up the Future: Mahasiswa untuk Masa Depan Ketenagalistrikan Indonesia”, di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (17/9).
ESDM Goes to Campus Subsektor Ketenagalistrikan kali ini terlaksana melalui kerja sama Kementerian ESDM dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ).
Kegiatan ini bertujuan untuk membuka ruang dialog, memperkuat sinergi pemerintah, dunia pendidikan, dan mitra pembangunan dalam meningkatkan pemahaman serta kompetensi generasi muda terkait perkembangan dan masa depan ketenagalistrikan Indonesia.
Baca juga: ITPLN dan PLN komitmen sediakan SDM unggul di sektor ketenagalistrikan
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































