Duncan Sheik meninggal dunia dalam usia 56 tahun karena gagal jantung

1 day ago 2

Jakarta (ANTARA) - Penyanyi yang dikenal lewat “Barely Breath” yakni Duncan Sheik meninggal dunia dalam usia 56 tahun pada hari Kamis (17/9) di sebuah rumah sakit di Manhattan, Amerika Serikat.

Diwartakan The Guardian pada Jumat (18/9) waktu setempat, sang penyanyi meninggal dunia karena gagal jantung yang menyebabkan serangan jantung, sebagaimana disampaikan oleh ibunya Suzanne Sheik.

Tim dari sang penyanyi juga mengatakan bahwa Duncan meninggal di sekitar cinta.

Tim Duncan juga telah mengumumkan kematian sang penyanyi melalui laman instagram Duncan.

“Dengan kesedihan yang mendalam, kami mengakui kematian Duncan Sheik,” tulis unggahan dalam instagram.

Baca juga: Orang tertua di Jepang meninggal pada usia 115 tahun

Unggahan itu menyebut bahwa Duncan adalah seorang ayah, suami, anak, saudara, dan teman.

“Dia akan dikenang karena kepekaannya, kecerdasan, kebijaksanaan, dan kedalaman semangat yang dia bawa kepada mereka yang mengenal dan mencintainya,” tambah unggahan itu.

Unggahan itu menambahkan bahwa, keluarga bersyukur atas cinta yang keluar dari penggemarnya, teman-teman, kolaborator, dan komunitas seni.

“Warisan musiknya akan terus menginspirasi generasi mendatang.”

Musisi serta komposer itu diketahui keluar masuk rumah sakit selama bulan lalu.

“Saya lebih suka berada di rumah membuat musik. Tapi sedikit refleksi tidak terlalu buruk… masa inap di rumah sakit yang membosankan memiliki manfaatnya (selain yang sudah jelas),” ujar Duncan.

Pada hari Rabu, timnya juga mengonfirmasi bahwa sehari sebelum kematiannya, ia berada dalam kondisi kritis tetapi stabil.

Duncan dikenal lewat “Barely Breathing", sebuah potret penderitaan romantis yang terdengar manis namun penuh kepedihan, menjadi lagu andalan di radio, bertahan di Billboard Hot 100 selama 55 minggu rekor terlama keempat pada saat itu.

Baca juga: Profil Dolly Parton, perjalanan karier hingga wafat di usia 80

Baca juga: Profil Tim Curry, legenda Hollywood yang meninggal di usia 80 tahun

Baca juga: Profil Yayoi Kusama, sang ratu polkadot yang wafat di usia 97

Penerjemah: Sinta Ambarwati
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |