Dompu peroleh program hilirisasi pakan ternak Rp1,7 triliun pada 2026

4 hours ago 5

Dompu, NTB (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan wilayahnya memperoleh alokasi program hilirisasi pabrik pakan ternak sebagai proyek prioritas pemerintah pusat senilai Rp1,7 triliun pada 2026.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu Ilham mengatakan pemerintah daerah sebelumnya mengusulkan tiga program, yakni pembangunan rumah hewan unggas, pabrik pullet, dan pabrik pakan ternak.

"Dari tiga usulan itu, yang disetujui adalah pembangunan pabrik pakan ternak. Ini yang akan kita fokuskan untuk segera direalisasikan," katanya kepada ANTARA di Dompu, NTB, Kamis.

Ia menjelaskan proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong hilirisasi sektor peternakan ayam nasional, khususnya di wilayah Pulau Sumbawa.

Menurut Ilham, pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan minimal seluas 10 hektare sebagai syarat utama.

Sejumlah lokasi alternatif telah disiapkan, di antaranya lahan milik pemerintah daerah seluas 13 hektare di perbatasan Desa Madaprama, Kecamatan Woja, dan Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa.

"Lahan di Madaprama-Tekasire itu luasnya sekitar 13 hektare milik pemda, sehingga sudah memenuhi syarat minimal yang diminta," ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mengkaji beberapa opsi lahan lain di wilayah Kecamatan Woja dan Manggelewa dengan luas antara 7 hingga 10 hektare.

Ilham menegaskan keputusan akhir terkait lokasi pembangunan akan ditentukan oleh pemerintah pusat setelah melalui proses penilaian kelayakan.

"Tim dari pusat sudah turun sekitar dua minggu lalu untuk melihat langsung kesiapan dan progres di lapangan," katanya.

Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu undangan dari kementerian terkait bersama pihak Danantara untuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang akan memuat rincian pembiayaan proyek tersebut.

Ia menambahkan pelaksanaan pembangunan ditargetkan mulai tahun ini dan peletakan batu pertama setelah MoU ditandatangani.

"Insya Allah, tahun ini sudah mulai kegiatan, bersamaan dengan groundbreaking," ujarnya.

Pembangunan pabrik pakan ternak tersebut diharapkan menjadi motor penggerak hilirisasi peternakan ayam di Pulau Sumbawa, sekaligus meningkatkan nilai tambah dan memperkuat perekonomian daerah berbasis sektor peternakan.

Pewarta: Nur Imansyah/Ady Ardiansah
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |