DKI tak lagi berlakukan kanalisasi Gerbang Tol Fatmawati 2

3 months ago 16

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak lagi memberlakukan kanalisasi Gerbang Tol Fatmawati 2 seiring rampungnya pekerjaan konstruksi yang mengokupansi jalan sepanjang Jalan TB Simatupang-Jalan RA Kartini segmen Simpang Antasari-Simpang Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

"Rekayasa lalu lintas pada ruas jalan TB Simatupang-Jalan RA Kartini berakhir. Pengaturan lalu lintas kembali normal," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Kanalisasi Gerbang Tol Fatmawati 2 dilakukan sejak 15 September lalu sebagai upaya penanganan dampak kemacetan dan mengurangi kepadatan lalu lintas Jalan TB Simatupang-Jalan RA Kartini akibat pekerjaan konstruksi, yakni instalasi jaringan perpipaan pengelolaan air bersih (PAM Jaya).

Kemudian, instalasi jaringan perpipaan pengelolaan air limbah (PAL Jaya) dan konstruksi desain jalan yang memastikan akses aman bagi semua pengguna (complete street) simpang Fatmawati.

Selain kanalisasi gerbang tol, Pemprov DKI juga melakukan upaya lainnya, yakni merelokasi titik pemberhentian penumpang Transjakarta/Royal Trans yang semula berada di pintu masuk Stasiun MRT Fatmawati menjadi ke depan SPBU Pertamina 34-12412.

Baca juga: Galian selesai lebih cepat, Jalan TB Simatupang kembali lancar

Baca juga: Urai macet, Paljaya percepat pembangunan SPALD-T di TB Simatupang

Syafrin mencatat, kinerja lalu lintas (lalin( dan kinerja layanan angkutan umum selama rekayasa lalin di Jalan TB Simatupang-Jalan RA Kartini, volume lalin pada jam puncak rata-rata di Jalan RA Kartini mengalami penurunan sebesar 18,68 persen.

Kemudian, terdapat peningkatan kapasitas jalan sebesar 45,33 persen, penurunan nilai volume per kapasitas (v/c Ratio) sebesar 32,91 persen, peningkatan kecepatan rata-rata jaringan jalan sebesar 17,76 persen.

Selain itu, terdapat peningkatan kinerja lalin jaringan jalan sebesar 25,34 persen, peningkatan rata-rata jumlah penumpang bus Rapid Transit, Angkutan Umum
Integrasi, Transjabodetabek, penugasan Transjakarta, Mikrotrans dan Royal Trans sebesar 17,81 persen.

Hal lainnya, yakni peningkatan rata-rata jumlah penumpang MRT Jakarta yang naik-turun di Stasiun MRT Fatmawati Indomaret sebesar 23,97 persen.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |