Mataram (ANTARA) - Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Ahmad Munir melakukan pertemuan langsung untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyerap aspirasi dari jajaran internal ANTARA Biro Nusa Tenggara Barat (NTB).
"ANTARA saat ini sudah punya fondasi yang kuat, baik dari aspek pemberitaan maupun bisnis," ujarnya di kantor ANTARA NTB, Mataram, Jumat.
Suasana hangat dan akrab mewarnai kunjungan kerja tersebut saat ia bertemu serta berdialog langsung dengan para karyawan biro di Nusa Tenggara Barat.
Munir yang merupakan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat tersebut menekankan kepada para karyawan untuk selalu semangat dan menjaga ritme kerja di bawah bendera besar ANTARA.
Ia mengapresiasi ANTARA NTB yang bisa meng-upgrade keberhasilan ajang lari santai Rinjani Color Run di Sembalun, Lombok Timur, pada 23-24 Agustus 2025.
"Itu sebuah harga mahal, sebuah prestasi yang bisa dibanggakan karena menjadi agenda tahunan yang merepresentasikan kepentingan gubernur. Ini harus berlanjut setiap tahun dan ini menjadi agenda atau kalender tetap pariwisata NTB," kata Munir.
Para karyawan ANTARA NTB melakukan dialog santai dengan Direktur Utama LKBN Antara Ahmad Munir di Kantor ANTARA NTB, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (19/12/2025). ANTARA/Sugiharto PurnamaLebih lanjut ia menyampaikan tidak semua lembaga pemberitaan mendapatkan kepercayaan dari publik untuk menggelar ajang olahraga secara konsisten.
Menurutnya, Rinjani Color Run adalah kreasi inovasi yang out of the box mengingat ANTARA NTB perusahaan media yang berada dalam komunitas umum di bidang pariwisata.
Sebelum berkunjung ke ANTARA NTB, Ahmad Munir mengukuhkan pengurus PWI NTB periode 2025-2030 sekaligus menghadiri rapat kerja organisasi kewartawanan tersebut.
Ia mengingatkan para jurnalis di Nusa Tenggara Barar untuk tetap setia pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai pembeda utama antara produk pers dengan konten media sosial.
Baca juga: ANTARA terima penghargaan peran penyebaran informasi Kumham Imipas
Baca juga: DPR nilai pemberitaan ANTARA masih jadi tolok ukur
Baca juga: Ketua Dewas ANTARA: Kantor berita bertanggungjawab tangkal hoaks
Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































