Direktur Persis Solo sampaikan permintaan maaf

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Direktur Persis Solo Ginda Ferachtriawan menyampaikan permintaan maaf setelah tim yang berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dikutip dari laman resmi klub, Minggu, Ginda menyadari bahwa kekecewaan suporter adalah cerminan dari kegagalan mereka dalam memenuhi ekspektasi dan menjaga kebanggaan kota ini.

"Saya tidak meminta kalian untuk melupakan rasa sakit ini — simpanlah, dan jadikan itu bahan bakar bagi kita semua untuk kembali ke tempat yang seharusnya," tulis Ginda.

Ginda mengatakan bahwa dirinya tak pernah meragukan loyalitas dan kontribusi suporter kepada Persis Solo sehingga momen sulit ini menjadi momen untuk merekatkan lebih kuat lagi.

Dia menambahkan pihaknya bertanggung jawab soal ini dan melaporkan segala dinamika yang terjadi pemilik serta mereka berjanji segala kontribusi dari suporter tak akan sia-sia.

Ia memastikan Persis Solo akan segera berbenah dan memperbaiki pondasi yang kurang bagus hingga mereka perlu bekerja dua kali lebih keras dibanding sebelumnya.

"Setelah kompetisi usai, kami tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini," kata Ginda.

Ginda menambahkan bahwa momen ini evaluasi menyeluruh pada jajaran staf kepelatihan, ofisial dan staf agar bisa segera merancang tim mulai Juni nanti.

"Kita jatuh bersama hari ini, namun dengan dukungan kalian, saya yakin kita akan bangkit dan kembali dengan mentalitas yang jauh lebih kuat," katanya.

Persis Solo dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi BRI Super League 2025/2026 setelah harus puas berada di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan 34 poin dari 34 pertandingan.

Meski memiliki poin sama dengan PSM Makassar yang berada di posisi aman terbawah, namun Persis Solo kalah head to head dengan Juku Eja sehingga harus terdegradasi ke Championship musim depan.

Baca juga: Klasemen Super League: Persib juara, Borneo runner-up

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |