Dinkes Kabupaten Cirebon fasilitasi operasi bibir sumbing bagi 14 anak

2 months ago 20
Dari 15 anak yang menjalani proses skrining, sebanyak 14 orang dinyatakan memenuhi syarat

Cirebon (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memfasilitasi pelaksanaan operasi bibir sumbing bagi 14 anak melalui kolaborasi dengan sejumlah lembaga dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni di Cirebon, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak penderita celah bibir dan langit-langit.

“Jadi kegiatan hari ini bertujuan agar setiap anak, dapat memperoleh layanan medis yang aman dan memadai,” katanya.

Ia menjelaskan, dari 15 anak yang menjalani proses skrining, sebanyak 14 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tindakan operasi di Rumah Sakit (RS) Pasar Minggu Cirebon.

Baca juga: Bandarlampung gelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan katarak

“Ia menyebutkan terdapat sekitar 21 anak yang mendaftar, kemudian ada 14 anak yang lolos skrining,” katanya.

Menurut Eni, gangguan celah bibir dan langit-langit dapat mempengaruhi kemampuan anak dalam berbicara, mengunyah, serta berkomunikasi, sehingga operasi ini sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang mereka.

Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen, mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 melalui intervensi kesehatan sejak dini.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Cirebon dr Catur menyampaikan kegiatan operasi tersebut, merupakan bentuk komitmen para tenaga kesehatan untuk menyediakan pelayanan yang inklusif dan dapat dijangkau masyarakat.

Baca juga: RSUD Damanhuri HST operasi gratis puluhan pasien bibir sumbing

Ia menuturkan, operasi bibir sumbing tidak hanya memperbaiki struktur wajah, namun membantu pasien memperoleh kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.

Catur menyampaikan apresiasi kepada tenaga medis, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat karena telah memberikan dukungan dan kompetensi profesional dalam kegiatan tersebut.

“Kolaborasi berbagai organisasi kesehatan dengan pemerintah daerah menunjukkan, kerja bersama dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar dia.

Baca juga: Manfaat bedah rahang bagi pasien dengan bibir sumbing

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |