Jakarta (ANTARA) - Denza, merek kendaraan premium di bawah BYD, telah meluncurkan kendaraan serbaguna N8L versi bertenaga listrik murni dengan baterai Blade generasi kedua berkapasitas 130,15 kWh, yang memampukan mobil menempuh jarak hingga 960 kilometer.
Menurut siaran CarNewsChina, mobil yang diluncurkan di China pada Senin (15/9) malam itu dibangun dengan arsitektur tegangan tinggi 800V dan dapat mengisi daya dari 10 persen hingga 97 persen dalam waktu sekitar 9 menit.
Kendaraan yang diluncurkan awal hadir dengan penggerak roda belakang berupa motor tunggal dengan keluaran tenaga maksimum 370 kW (496 hp).
Denza N8L versi listrik berukuran panjang 5.200 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.820 mm, dan jarak sumbu roda 3.075 mm.
Kendaraan ini memiliki enam kursi dengan tata letak 2+2+2. Kursi pada kursi baris keduanya independen, sementara kursi pada baris ketiga mendukung pengaturan geser.
N8L memiliki ruang penyimpanan berkapasitas 208 liter di bagian depan. Ruang penyimpanan dengan material plastik komposit ini dilengkapi katup pembuangan di bagian bawah untuk memudahkan pembersihan.
Kabin N8L dipasangi enam layar yang saling terhubung, mencakup panel instrumen digital, layar kontrol pusat, layar hiburan penumpang depan, layar hiburan belakang, kaca spion digital, dan head-up display augmented reality ultra lebar.
Versi listrik murni N8L didukung agen AI DiClaw dari BYD, yang dapat memahami perintah suara, membantu menyusun rute perjalanan lintas provinsi, serta terhubung dengan perangkat pintar di dalam ekosistem rumah.
Baca juga: BYD siapkan SUV Denza N8L dengan flash charging
Denza membekali N8L dengan sistem kontrol bodi aktif DiSus-A milik BYD, yang menggabungkan suspensi udara dual-chamber dengan sistem peredaman kontinu adaptif (Continuous Damping Control/CDC) untuk menjaga kestabilan bodi ketika kendaraan bermanuver.
N8L didukung sistem kemudi roda belakang aktif. Pada kecepatan rendah, roda belakang dapat berbelok berlawanan arah dengan roda depan untuk membantu manuver. Berkat sistem itu, radius putar N8L diklaim hanya 4,58 meter meski panjang bodinya lebih dari lima meter.
Denza N8L versi listrik dibekali perangkat bantuan mengemudi God's Eye 5.0, yang terdiri atas satu LiDAR di atap, lima radar gelombang, 12 sensor ultrasonik, dan 12 kamera definisi tinggi yang mengelilingi kendaraan.
Sistem tersebut mendukung fungsi navigasi di jalan raya, bantuan berkendara di kawasan perkotaan, serta parkir otomatis dalam berbagai kondisi.
Denza N8L versi listrik murni harganya lebih murah dibandingkan versi plug-in hybrid (PHEV).
Di China, Denza N8L BEV Flash Charging Prestige harganya mulai 299.800 yuan atau sekira Rp794 juta dan varian Flash Charging Flagship harganya 329.800 yuan atau sekitar Rp873 juta.
Sedangkan Denza N8L PHEV versi terbaru harganya mulai 319.800 yuan atau sekitar Rp847 juta. Kendaraan hibrida ini dibekali mesin bensin turbo dan baterai berkapasitas 75,26 kWh.
Baca juga: Denza N8L dihadirkan dengan fokus dukungan bagi keluarga
Baca juga: iCAR buka layanan pra-pemesanan SUV V27 di GIIAS Bandung 2026
Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

















































