Citi Foundation-Save the Children kolaborasi bantu korban banjir Sumut

1 week ago 17
Dukungan ini mencakup pendirian Temporary Learning Space (TLS), penyediaan dan penguatan pojok baca, serta pemberian Back-to-School Kits untuk membantu proses pemulihan pasca bencana,

Jakarta (ANTARA) - Citi Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia untuk memberikan respons kemanusiaan menyeluruh bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara.

“Dukungan ini mencakup pendirian Temporary Learning Space (TLS), penyediaan dan penguatan pojok baca, serta pemberian Back-to-School Kits untuk membantu proses pemulihan pasca bencana,” kata Country Head of Public Affairs Citi Indonesia Hario Widyananto dalam keterangan resmi, Jakarta, Rabu.

Seperti diketahui, banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat beberapa bulan yang lalu telah menyebabkan kerusakan rumah, sekolah, dan infrastruktur publik, sehingga mengharuskan puluhan ribu keluarga mengungsi.

Berdasarkan laporan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sebanyak 4.852 sekolah terdampak akibat bencana di wilayah Sumatra, yang membuat anak-anak menjadi salah satu kelompok paling rentan terdampak akibat kesulitan akses terhadap pendidikan dan ruang aman.

Baca juga: Kemenko PMK kawal pemutakhiran renduk pascabencana Sumatera

Dalam kunjungan ke SD Hutanabolon 1 dan 2 di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Hario mengungkapkan bahwa pihaknya percaya bahwa dukungan terhadap ruang belajar yang aman dan layak merupakan hal yang sangat krusial dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak.

Hal ini mendasari komitmen Citi Foundation melalui dukungan pendanaan pemulihan pasca bencana di Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Sri Lanka sebesar total 200 ribu dolar AS atau sekitar Rp3,3 miliar yang disalurkan oleh Save the Children.

“Di Indonesia, bantuan dipusatkan untuk membantu anak-anak dan keluarga di wilayah Sumatra Utara yang terdampak agar bisa segera pulih dan bangkit kembali. Ribuan sekolah yang terdampak menunjukkan besarnya tantangan pemulihan sektor pendidikan serta urgensi memastikan anak-anak dapat segera kembali belajar di lingkungan yang aman dan mendukung,” ujarnya.

Menurut Humanitarian and Program Operations Director Save the Children Indonesia Fadli Usman, tantangan pemulihan sektor pendidikan tak bisa dihadapi sendiri, sehingga kolaborasi dengan Citi Foundation menjadi sangat krusial.

Baca juga: PMI terima 100 ribu dolar AS dari TETO untuk korban bencana Sumatera

“Dukungan pihak swasta termasuk Citi Foundation mempercepat proses pemulihan pasca bencana, terutama dalam memastikan hak anak-anak terpenuhi dalam situasi krisis dan darurat,” ujar Fadli.

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |