Chongqing (ANTARA) - Chongqing merupakan gerbang terakhir benteng ekologis di hulu Sungai Yangtze.
Dalam beberapa tahun terakhir, Chongqing secara aktif mengemban tanggung jawabnya sebagai area hulu dengan memprioritaskan perlindungan dan restorasi ekosistem Sungai Yangtze. Melalui langkah tegas dalam penanggulangan pencemaran, kota itu berhasil mengembalikan kejernihan perairan serta langit biru, sekaligus memperkuat upaya pemulihan ekologi guna mewujudkan keindahan alam yang berkelanjutan.
Melalui pengoptimalan fungsi koridor ekologi di sepanjang area bantaran sungai dan pemanfaatan hasil pemulihan lingkungan, Chongqing telah mengembangkan berbagai skenario dan ikon baru di sektor budaya dan pariwisata. Upaya itu secara efektif mendorong integrasi budaya dan pariwisata, meningkatkan vitalitas baru terhadap industri pariwisata, serta memperkuat kebahagiaan, kepuasan, dan kualitas hidup masyarakat.
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 29 November 2025 ini menunjukkan wisatawan mengunjungi sebuah tempat indah menghadap ke Ngarai Wuxia di sepanjang Sungai Yangtze di Wushan, Chongqing, China barat daya. (ANTARA/Xinhua/Wang Changzheng)
Orang-orang berfoto di sebuah taman di Chongqing, China barat daya, pada 5 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Chen Cheng)
Orang-orang berfoto di sebuah taman tepi sungai di Chongqing, China barat daya, pada 6 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Chen Cheng)
Foto yang diabadikan pada 6 Januari 2026 ini menunjukkan wisatawan naik kereta di Chongqing, China barat daya, pada 5 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Huang Wei)
Foto yang diabadikan pada 25 Desember 2025 ini menunjukkan pemandangan taman tepi sungai di Chongqing, China barat daya, pada 5 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Huang Jianhua)Pewarta: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































