Canton Fair ke-140 di Guangzhou, China bakal diikuti 32.000 peserta

8 hours ago 6

Beijing (ANTARA) - Pameran Impor dan Ekspor China (CIEF) edisi ke-140, yang juga dikenal sebagai Canton Fair, akan diselenggarakan dalam tiga tahap mulai 15 Oktober hingga 4 November di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China selatan, dengan lebih dari 32.000 perusahaan dijadwalkan untuk berpartisipasi, demikian disampaikan Kementerian Perdagangan China pada Jumat (18/9).

Selama tujuh dekade terakhir, Canton Fair telah berkembang menjadi pameran dagang internasional terbesar dan tertua di China, dengan ragam produk terlengkap, jumlah pembeli terbanyak, serta volume transaksi tertinggi, ujar Asisten Menteri Perdagangan China Zhang Li dalam sebuah konferensi pers.

Perdagangan barang China meningkat 17,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 34,8 triliun yuan (1 yuan = Rp2.646) pada delapan bulan pertama 2026, dengan ekspor naik 14,6 persen dan impor meningkat 22 persen.

Zhang mengatakan perdagangan luar negeri China telah menunjukkan momentum inovasi yang semakin kuat serta peningkatan struktural yang berkelanjutan pada tahun ini, yang juga tercermin dalam Canton Fair.

Di antara para peserta pameran, lebih dari 11.000 peserta merupakan perusahaan berkualitas tinggi, termasuk perusahaan yang menggunakan teknologi khusus dan canggih untuk menghasilkan produk baru dan unik, serta perusahaan yang memegang posisi terdepan dalam segmen manufaktur tertentu, ungkap Zhang.

Sekitar 64 persen peserta pameran menggunakan teknologi baru seperti internet industri dan kecerdasan buatan (AI). Sementara itu, produk baru dan produk ramah lingkungan masing-masing mencakup 23,2 persen dan 26 persen dari seluruh produk yang dipamerkan, dengan kedua persentase tersebut mencapai rekor tertinggi.

Pameran tahun ini akan semakin meningkatkan operasional digital dan pintarnya dengan mengintegrasikan teknologi seperti AI dan mahadata di seluruh rangkaian kegiatan pameran, ujar Zhang.

Pameran tersebut untuk pertama kalinya akan menghadirkan 22 skenario penerapan cerdas dan 16 aplikasi AI, serta menjadi yang pertama di industri pameran China yang menyediakan navigasi hingga tingkat stan di seluruh area pameran dan tampilan informasi stan berbasis realitas tertambah (augmented reality).

Perusahaan perdagangan luar negeri semakin beralih dari sekadar mendapatkan pesanan dan menjual produk menuju upaya pengembangan sistem bisnis serta peningkatan layanan. Zhang mengungkapkan pameran tahun ini untuk pertama kalinya akan mencakup 10 kategori layanan produsen dalam bagian layanan perdagangannya, dan 36,5 persen peserta pameran telah beralih ke model "produk plus layanan".

Sejauh ini, lebih dari 210.000 pembeli dari luar negeri telah menyelesaikan prapendaftaran untuk edisi tahun ini, dan jumlah pendaftar diperkirakan akan terus bertambah menjelang tanggal pembukaan.

Tahun ini menandai 70 tahun penyelenggaraan Canton Fair, yang telah berkembang dari semula menempati area seluas 9.600 meter persegi dengan 1.200 pembeli pada penyelenggaraan perdananya menjadi 1,55 juta meter persegi dengan sekitar 310.000 pembeli saat ini.

Perubahan komposisi produk di pameran tersebut mencerminkan evolusi struktur industri Tiongkok. Pada masa-masa awal, produk pertanian dan produk khas, kerajinan tangan, tekstil, serta barang industri ringan mendominasi pameran, sebelum akhirnya produk mekanik dan elektrik menjadi kategori produk terbesar untuk pertama kalinya dalam edisi ke-86 pada 1999.

Saat ini, pameran tersebut menampilkan berbagai produk, mulai dari elektronik konsumen hingga produk penyimpanan energi baru, produk kecerdasan terwujud (embodied intelligence), dan peralatan medis pintar. Banyak produk mutakhir buatan Tiongkok juga melakukan debut di ajang ini.

Canton Fair juga telah menjadi wadah bagi perusahaan perdagangan luar negeri China untuk memasuki dan memperluas jangkauan di pasar internasional. Zhang mengatakan, dari 1965 hingga 1979, nilai ekspor tahunan yang dihasilkan melalui pameran tersebut telah menyumbang lebih dari 30 persen total ekspor Tiongkok, bahkan melampaui 50 persen pada tahun-tahun tertentu.

Menurut Zhang, saat ini perusahaan peserta pameran tersebut mencakup sekitar 5 persen dari seluruh perusahaan perdagangan luar negeri China, tetapi menyumbang 16 persen dari total ekspor perdagangan umum negara tersebut.

Selain menghasilkan pesanan, pameran ini juga mempertemukan berbagai aspek terkini, mulai dari permintaan pasar global, preferensi konsumen, dan tren industri hingga standar produk serta skenario penerapannya, ujar Zhang.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |