Bunga bangkai mekar di Agam jadi daya tarik wisatawan mancanegara 

7 hours ago 2
Bunga dalam kondisi mekar sempurna dan beberapa hari ke depan sudah layu dan membusuk,

Lubuk Basung (ANTARA) - Bunga bangkai jenis Amorphopallus titanum mekar sempurna di Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dan menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk melihat secara langsung.

Pegiat Wisata Palupuh Joni Hartono di Lubuk Basung, Minggu mengatakan, bunga bangkai dalam kondisi mekar sempurna di lahan perkebunan milik masyarakat Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh.

"Bunga dalam kondisi mekar sempurna dan beberapa hari ke depan sudah layu dan membusuk," katanya.

Ia mengatakan, keberadaan bunga langka ini menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk melihat secara langsung ke lokasi.

Baca juga: Bunga bangkai raksasa Amorphopallus titanum mekar di Kebun Raya Bogor

Setidaknya ada belasan wisatawan dari Malaysia, Rusia dan Prancis berkunjung ke lokasi bunga.

Sebelumnya bunga bangkai jenis yang sama juga mekar di Padang Hijau tidak jauh dari lokasi pada akhir Maret 2026. Bunga itu dikunjungi wisatawan dari Ceko, Slovenia, Rusia, Inggris dan Amerika Serikat.

Pengunjung merasa senang dan beruntung melihat bunga itu, karena dari setelah mekar sampai mekar kembali membutuhkan waktu 3-5 tahun dan mekar hanya beberapa hari.

"Ada sekitar puluhan wisatawan berkunjung di dua lokasi bunga bangkai mekar itu setelah saya mempromosikan ke biro perjalanan, hotel dan lainnya," katanya.

Baca juga: BKSDA kembali temukan Amorphophallus bunga endemik Sumatera

Sementara Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Ade Putra mengatakan, bunga bangkai tersebut jenis Amorphopallus titanum.

Bunga tersebut merupakan puspa langka dan dilindungi Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

"Bunga dilindungi undang-undang dan tidak boleh dirusak," katanya.

Baca juga: Bunga bangkai ditemukan mekar di perkebunan sawit Kotawaringin Timur

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |