Bulog salurkan 10 ton beras-minyak goreng bantu korban gempa NTT

6 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Perum Bulog bergerak cepat menyalurkan bantuan 10 ton beras dan 1.000 liter minyak goreng untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat setiap kabupaten yang terdampak gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan bantuan berupa beras dan minyak goreng disiapkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dalam kondisi darurat.

"Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, setiap kabupaten yang terdampak gempa akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 ton dan minyak goreng sebanyak 1.000 liter," kata Rizal dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Bantuan disalurkan melalui Gudang Bulog Danga, yaitu unit fasilitas penyimpanan cadangan pangan milik Perum Bulog yang terletak di Kabupaten Nagekeo, NTT.

Ia menegaskan pemerintah melalui Perum Bulog bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di NTT dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak.

Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak.

Pada tahap awal, Bulog telah menyalurkan bantuan beras sebanyak 1 ton ke Kabupaten Manggarai dan 500 kilogram ke Kabupaten Nagekeo. Bantuan tersebut merupakan langkah awal dalam rangka memastikan masyarakat terdampak dapat segera memperoleh dukungan pangan.

Rizal menegaskan kesiapan Bulog untuk bergerak cepat mendukung pemerintah dalam penanganan dampak bencana di wilayah NTT. Bantuan beras dan minyak goreng akan disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

"Yang terpenting, masyarakat yang terdampak dapat segera merasakan kehadiran pemerintah dan mendapatkan akses terhadap kebutuhan pangan,” ujar Rizal.

Selanjutnya, Bulog akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak lainnya. Proses distribusi akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aksesibilitas wilayah, kondisi masyarakat, serta perkembangan situasi pascabencana.

Bulog juga memastikan kesiapan stok dan jaringan distribusi di wilayah NTT untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan. Koordinasi dengan pemerintah daerah akan terus diperkuat agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan secara tepat dan sesuai kondisi di lapangan.

Langkah cepat itu merupakan wujud komitmen pemerintah bersama Bulog untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana, sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Pemerintah bersama Bulog akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mendukung pemulihan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca juga: NTB pakai cadangan pangan untuk bantu korban terdampak gempa di NTT

Baca juga: Bulog DKI-Banten salurkan bantuan pangan perdana di Pulau Kelapa

Baca juga: Dirut Bulog dan Kepala Bapanas salurkan bantuan pangan di Surabaya

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |