Bulog Banyumas optimalkan serapan gabah selama panen raya

2 hours ago 2
Pasca-Lebaran, gabah mulai masuk lagi sekitar 300 ton sampai 500 ton per hari. Saat libur pun pengadaan tetap berjalan meski tidak penuh

Purwokerto (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas mengoptimalkan penyerapan gabah petani selama periode panen raya guna menjaga ketersediaan cadangan beras pemerintah di wilayah Banyumas Raya yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Pasca-Lebaran, gabah mulai masuk lagi sekitar 300 ton sampai 500 ton per hari. Saat libur pun pengadaan tetap berjalan meski tidak penuh,” kata Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.

Ia mengatakan dalam kondisi normal, penyerapan gabah harian yang dilakukan Bulog Banyumas dapat mencapai 1.000 ton hingga 2.000 ton.

Akan tetapi selama masa cuti bersama, kata dia, realisasi pengadaan berada pada kisaran 200 ton hingga 300 ton per hari dan kini kembali meningkat seiring aktivitas petani yang mulai normal.

Menurut dia, optimalisasi serapan dilakukan dengan memaksimalkan peran mitra pengadaan serta tim internal melalui program jemput pangan yang turun langsung ke sentra produksi.

Baca juga: Bulog mulai distribusikan bantuan pangan di Banyumas Raya

Baca juga: Bulog pastikan harga pangan di Banyumas stabil selama Ramadhan

Oleh karena itu, kata dia, skema tersebut juga mempercepat proses pembayaran kepada petani.

“Dari internal ada tim jemput pangan yang turun langsung dan pembayaran dilakukan melalui transfer ke petani supaya lebih cepat serta transparan. Kalau lewat mitra, mekanismenya menyesuaikan masing-masing,” katanya.

Ia mengakui faktor cuaca masih mempengaruhi ritme panen di sejumlah wilayah.

Menurut dia, hujan dan angin kencang membuat petani kerap menunda panen selama satu hari demi keselamatan, terutama untuk menghindari risiko sambaran petir.

“Kalau hujan, biasanya petani tidak berani panen dan menunggu sehari. Tapi secara umum tetap terserap,” katanya.

Menurut dia, wilayah Banyumas Raya mulai memasuki periode panen yang lebih luas dengan puncak panen diperkirakan terjadi pada pertengahan April.

Ia mengatakan di wilayah Kabupaten Cilacap saat ini berlangsung panen raya dan dalam waktu dekat disusul Kabupaten Banyumas yang mulai panen pada April.

Sementara Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banjarnegara secara umum telah memasuki masa panen sejak Maret dengan intensitas yang diperkirakan meningkat pada akhir April.

“Secara umum puncaknya pertengahan April. Beberapa daerah mungkin bergeser sampai akhir April atau Mei,” katanya.

Ia mengatakan seiring peningkatan serapan, stok beras di gudang Bulog Banyumas terus bertambah.

Menurut dia, data sementara menunjukkan ketersediaan stok telah mencapai lebih dari 60 ribu ton dan diperkirakan terus meningkat selama periode panen April hingga Juli.

Dari sisi pengadaan, kata dia, total realisasi tercatat 14.622 ton setara beras yang terdiri atas 27.116 ton gabah dan 847 ton beras.

Lebih lanjut, dia mengatakan ketersediaan stok tersebut juga disiapkan untuk mendukung penyaluran bantuan pangan pemerintah apabila program diperpanjang.

Menurut dia, saat ini alokasi bantuan pangan baru berjalan untuk alokasi bulan Februari-Maret dan Bulog Banyumas masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kelanjutan program.

Di sisi lain, kata dia, penyaluran bantuan pangan alokasi bulan Februari-Maret untuk wilayah Banyumas Raya belum mencapai 100 persen karena masih menunggu kesiapan minyak goreng dari pihak produsen.

“Kalau ada perpanjangan sampai April, tentu stok siap. Sambil berjalan juga ada penyaluran reguler,” kata Prawoko.

Baca juga: Bulog Banyumas salurkan bantuan beras-minyak untuk 586.951 PBP

Baca juga: Bulog Banyumas salurkan 6.639 ton beras SPHP hingga September

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |