BRIN siapkan proyeksi teknologi masa depan untuk arah industrialisasi

3 weeks ago 26
BRIN saat ini sedang mempersiapkan bagaimana kita melakukan 'future technology forecast'. Jadi bagaimana memprediksi dan memproyeksikan teknologi-teknologi yang akan berkembang pada tahun 2030, 2040, 2050

Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mempersiapkan perumusan proyeksi teknologi masa depan untuk memastikan arah industrialisasi Indonesia berbasis pada perkembangan teknologi hingga 2030, 2040, dan 2050.

"BRIN saat ini sedang mempersiapkan bagaimana kita melakukan future technology forecast. Jadi bagaimana memprediksi dan memproyeksikan teknologi-teknologi yang akan berkembang pada tahun 2030, 2040, 2050," kata Kepala BRIN Arif Satria di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Arif menjelaskan langkah tersebut dilakukan melalui penyusunan future technology forecast, yakni upaya memprediksi dan memproyeksikan teknologi yang berpotensi berkembang dalam jangka panjang.

Proyeksi ini dimaksudkan agar investasi industri yang dilakukan tidak tertinggal dari sisi teknologi ketika fasilitas produksi telah beroperasi.

Menurut Arif, kerangka industrialisasi nasional perlu disusun dengan memperhatikan perkembangan teknologi masa depan, sehingga investasi yang masuk dapat selaras dengan kebutuhan industri dan kemajuan teknologi global.

"Sehingga jangan sampai kita akan melakukan investasi, kemudian ternyata ketika pabriknya sudah jadi, teknologinya sudah ketinggalan," ujarnya.

Dalam konteks itu, BRIN menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra bagi Badan Pengelola Investasi Danantara serta sektor swasta dalam memproyeksikan arah industrialisasi nasional dan teknologi yang perlu disiapkan.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menyusun dan menjalankan riset bersama sesuai kebutuhan industri ke depan.

"BRIN siap menjadi partner bagi Danantara, bagi swasta yang ada di Indonesia dalam memproyeksikan kerangka industrialisasi kita ke depan seperti apa, dan teknologi yang harus disiapkan seperti apa, dan kita siapkan riset bersama-sama," kata dia.

Arif menambahkan BRIN akan terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam mendukung penguatan riset dan pengembangan teknologi sebagai dasar pembangunan industri nasional.

Dalam kesempatan itu, Arif turut menyampaikan pihaknya juga tengah mempersiapkan penguatan riset di sejumlah sektor, termasuk di bidang dirgantara melalui percepatan riset pesawat N219 hasil kerja sama BRIN dan PT Dirgantara Indonesia dan pengembangan pesawat amfibi untuk memperkuat konektivitas antarpulau.

"Dan itu akan sangat bagus dan membanggakan, karena itulah cara kita untuk meningkatkan konektivitas antarpulau di Indonesia," pungkasnya.

Baca juga: BRIN: Kenaikan dana riset diarahkan ke pangan, energi hingga industri

Baca juga: BRIN dukung nelayan ciptakan ekonomi biru lewat kapal tenaga surya

Pewarta: Fathur Rochman/Genta Tenri Mawangi
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |