Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria mendorong adanya kolaborasi lintas sektor, baik swasta maupun pemerintah untuk dapat memperkuat ekosistem riset di Indonesia.
Ditemui usai kegiatan Serah Terima Jabatan Kepala BRIN di Jakarta, Selasa, Arif menyebutkan adanya peluang kolaborasi antara BRIN, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Danantara dalam memperkuat ekosistem riset di Indonesia.
Baca juga: BRIN kukuhkan lima profesor riset baru guna perkuat ekosistem riset
"Insya Allah kita akan segera koordinasi bagaimana pola sinergi antara BRIN, Kemdiktisaintek dengan Danantara. Saya kira itu tiga institusi yang harus benar-benar kuat, karena Danantara salah satu agen of development di Indonesia ini, yang sudah dipercaya oleh Pak Presiden untuk memperkuat struktur ekonomi kita," katanya.
Arif menekankan pentingnya menciptakan impact yang bisa dihasilkan dari riset agar mampu memiliki nilai tambah bagi kegiatan ekonomi, sebagaimana yang dilakukan oleh Danantara.
Ia menyebut dalam beberapa minggu ini dirinya akan melakukan pendataan soal capaian dan evaluasi apa saja yang sudah dilakukan oleh BRIN, sehingga dirinya bisa memetakan berbagai permasalahan untuk dapat dipecahkan.
Arif juga menyoroti adanya peluang memaksimalkan riset dengan dana riset yang bersumber dari lembaga internasional.
"Saya kira dana internasional juga sangat banyak yang bisa kita gali potensinya untuk menjadi sumber alternatif dari pendanaan riset, karena riset kita memang mau tidak mau, ya butuh dana besar," ujarnya.
Baca juga: BRIN perkuat ekosistem riset di Asia dengan jadi tuan rumah STS Forum
Baca juga: Pemerintah perkuat ekosistem kampus lewat Program Riset Strategis
Di negara manapun, katanya, juga sama. "Kalau kita ingin memperkuat riset kita, mau tidak mau, pendanaan menjadi faktor yang sangat penting," ucap Arif.
Arif Satria dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BRIN di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11) sore, menggantikan Laksana Tri Handoko.
Pelantikan Arif Satria, yang saat dilantik masih menjabat Rektor IPB, ditetapkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123/P/Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BRIN.
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































