Palu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan bahwa dua desa di Kecamatan Lakea, Kabupaten Buol, pada Rabu malam dilanda banjir.
“Tim telah turun melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Pusdalops BPBD Kabupaten Buol untuk langkah penanganan lebih lanjut,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto dalam keterangan yang diterima di Palu, Rabu.
Ia menjelaskan, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan volume air Sungai Lakea II meningkat hingga meluap ke permukiman warga di kedua desa, yakni di Desa Lakea II dan Desa Ngune.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WITA setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam waktu yang cukup lama. Laporan resmi diterima pada pukul 21.19 WITA oleh petugas terkait.
Baca juga: BPBD: 543 keluarga terdampak bencana di Pidie Jaya tempati huntara
Ia mengatakan berdasarkan data sementara, sekitar 500 kepala keluarga (KK) di Desa Lakea II terdampak banjir, sedangkan jumlah warga terdampak di Desa Ngune masih dalam proses pendataan.
BPBD juga menyampaikan tidak terdapat korban jiwa maupun pengungsi dalam peristiwa ini. BPBD Sulteng telah berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Buol dan melakukan asesmen di lapangan untuk penanganan di lokasi terdampak.
Sementara itu, lanjut dia, kebutuhan mendesak yang diidentifikasi meliputi pembangunan tanggul sungai dan normalisasi Sungai Lakea II guna mengurangi risiko banjir susulan.
“Saat ini, hujan telah reda, namun ketinggian air masih terus meningkat,” ujarnya.
Baca juga: Upaya warga perbaiki masjid "ajaib" yang rusak akibat banjir Sumatera
Pewarta: Nur Amalia Amir
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































