Meulaboh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengusulkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kepada Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) sebagai upaya mencegah semakin meluasnya kebakaran lahan di kawasan tersebut.
“Lokasi kebakaran lahan berjarak sekitar 800 meter dari perumahan warga dan berada di pinggiran Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, yang sangat padat penduduk,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah di Meulaboh, Rabu.
Dengan adanya operasi modifikasi cuaca, BPBD Kabupaten Aceh Barat berharap nantinya dapat meningkatkan intensitas curah hujan sehingga kebakaran lahan yang saat ini sudah mencapai 10 hektare dapat segera teratasi.
Ia mengatakan upaya pemadaman yang efektif perlu dilakukan dengan intervensi percepatan pembasahan lahan secara masif, guna mematikan bara api di kedalaman gambut yang tidak terjangkau semprotan air manual.
Baca juga: BPBD: Kebakaran lahan gambut di Aceh Barat meluas, capai 10 hektare
Selain itu, kata dia, dampak dari bencana kebakaran lahan yang telah terjadi hampir sepekan belakangan ini juga telah mengakibatkan adanya kabut asap tebal dan mengancam gangguan kesehatan masyarakat di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya.
BPBD Aceh Barat berharap dengan adanya operasi modifikasi cuaca, nantinya sebaran api tidak semakin meluas, mengingat saat ini di wilayah Kabupaten Aceh Barat sudah lama tidak diguyur hujan.
Teuku Ronald Nehdiansyah mengatakan hingga saat ini upaya pemadaman melalui jalur darat masih terus dilakukan, dengan melibatkan tim gabungan terdiri dari BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, KPH Wilayah 4 Aceh, dan relawan RAPI Aceh Barat.
Baca juga: BPBD Aceh Barat kerahkan 16 personel padamkan kebakaran lahan
Ia menyebutkan kedalaman gambut yang bervariasi sehingga api lebih sering ditemukan di bawah permukaan, dan wilayah terdampak terdapat serasah ilalang kering yang sangat banyak sehingga sangat memudahkan terjadinya penjalaran api dengan cepat.
Selain itu minim nya sumber air dan jarak lokasi pemadaman yang cukup jauh dari jalur transportasi, kata dia, menyulitkan dalam pendistribusian peralatan pemadaman.
“Situasi saat ini memerlukan intervensi teknologi melalui operasi modifikasi cuaca, agar kebakaran lahan tidak meluas karena berada di pinggiran Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat yang sangat padat penduduk serta tidak menjadi bencana kabut asap lintas kabupaten,” kata Teuku Ronald.
Baca juga: BNPB upayakan kehadiran Manggala Agni di Aceh untuk atasi karhutla
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































